Tuesday, March 3, 2026
HomeBALIBadungBelasan Penerbangan Internasional Batal Akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Belasan Penerbangan Internasional Batal Akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Badung, warnaberita.com – Sejumlah penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengalami pembatalan akibat penutupan ruang udara di kawasan Timur Tengah. Hingga Senin (2/3/26) pukul 13.00 Wits, tercatat total 15 penerbangan terdampak, terdiri dari 8 penerbangan keberangkatan dan 7 penerbangan kedatangan.

Kepala Divisi Komunikasi dan Hukum PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menjelaskan pembatalan penerbangan terjadi pada sejumlah maskapai yang melayani rute Timur Tengah.

“Sehubungan dengan penutupan ruang udara di sejumlah negara, dapat kami sampaikan bahwa hingga Senin, 2 Maret 2026 pukul 13.00 WITA, terdapat total 15 penerbangan rute internasional (8 keberangkatan dan 7 kedatangan) yang mengalami pembatalan penerbangan,” jelasnya dalam keterangan resmi.

Baca Juga  Wisatawan Dilarang Kunjungi Waterblow Nusa Dua

Adapun penerbangan yang terdampak berasal dari beberapa maskapai yang melayani rute Denpasar menuju kota-kota utama di Timur Tengah seperti Dubai, Abu Dhabi, dan Doha. Penerbangan yang dibatalkan antara lain milik maskapai Emirates, Etihad Airways, serta Qatar Airways.

Untuk penerbangan keberangkatan, delapan jadwal yang dibatalkan meliputi rute Denpasar menuju Dubai, Abu Dhabi, dan Doha sejak 28 Februari hingga 2 Maret 2026. Sementara pada penerbangan kedatangan, tujuh jadwal penerbangan dari kota-kota tersebut menuju Denpasar juga terpaksa dibatalkan.

Meski demikian, operasional bandara secara umum tetap berjalan normal.

“Namun demikian, dapat kami sampaikan bahwa operasional penerbangan dan pelayanan kebandarudaraan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali secara umum tetap berjalan dengan normal dan optimal,” jelasnya.

Baca Juga  Tegaskan Komitmen Bangun Infrastruktur Hingga Pengelolaan Sampah

Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) terus memantau perkembangan situasi ruang udara di kawasan Timur Tengah. Koordinasi juga dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk maskapai penerbangan, AirNav Indonesia, serta aparat keamanan untuk memastikan operasional bandara tetap aman dan terkendali.

Berdasarkan data maskapai, jumlah calon penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan mencapai 3.197 orang. Angka tersebut merupakan jumlah calon penumpang pada penerbangan keberangkatan dari Bali.

Seluruh penumpang yang terdampak telah ditangani sesuai kebijakan masing-masing maskapai, termasuk pengaturan ulang jadwal penerbangan maupun layanan lainnya.

Selain itu, pihak bandara juga mengantisipasi pengaturan area parkir pesawat atau parking stand bagi pesawat yang terdampak pembatalan. Tercatat ada lima pesawat dari tiga maskapai yang dialokasikan di area parkir bandara.

Baca Juga  Bupati Badung Tekankan Infrastruktur dan Pendapatan Daerah

Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai masing-masing guna memperoleh pembaruan jadwal terkini.

Sebagai bentuk layanan informasi, Bandara Ngurah Rai juga menyediakan help desk di Lantai 2 Terminal Keberangkatan Internasional serta layanan contact center melalui nomor 172.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru