Tabanan, warnaberita.com – Dekranasda Kabupaten Tabanan berhasil meraih penghargaan Best Booth Award kategori Kementerian/Dinas/Lembaga dalam ajang Inacraft Vol. 5, October 2026 bertema Youthpreneurs. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum BPP ASEPHI di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Capaian ini memperkuat upaya Dekranasda Tabanan dalam membina perajin dan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM), sekaligus memperluas promosi produk unggulan daerah ke pasar nasional maupun internasional.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari konsep stan yang mengangkat identitas budaya Bali melalui desain gapura tradisional yang megah dan sarat makna. Dekranasda Tabanan menghadirkan filosofi Jineng Bali, bangunan tradisional untuk menyimpan hasil panen yang melambangkan kemakmuran, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat.
Konsep itu merepresentasikan Tabanan sebagai Lumbung Pangan Bali, daerah yang memiliki potensi pertanian, tradisi subak, serta warisan budaya yang terus dijaga. Perpaduan arsitektur Bali, ornamen tradisional, dan sentuhan modern menjadikan stan tersebut tampil khas.
Penataan produk yang menarik turut memperkuat daya tarik stan. Beragam kerajinan unggulan IKM Tabanan ditampilkan untuk memperkenalkan karakter, kreativitas, dan kualitas karya perajin lokal kepada pengunjung.
Penilaian Best Booth Award mencakup suasana stan yang ramah, keindahan, kesesuaian desain dengan tema, serta pemanfaatan dan penataan ruang.
Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menyebut penghargaan ini sebagai hasil kerja bersama seluruh perajin dan IKM binaan. Ia berharap pencapaian tersebut mendorong peningkatan kualitas, kreativitas, dan inovasi tanpa meninggalkan warisan budaya daerah.
“Puji syukur, penghargaan Best Booth Inacraft October 2026 ini kami persembahkan untuk seluruh perajin dan UMKM binaan Dekranasda Kabupaten Tabanan. Ini adalah bukti kerja kolektif dan komitmen kami untuk terus melestarikan serta mengembangkan kriya Tabanan agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” ujar Bunda Rai.
Ia juga mengapresiasi ASEPHI dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan pameran tersebut. Dekranasda Tabanan, lanjutnya, akan terus memperkuat pembinaan, inovasi, kualitas, dan promosi produk kerajinan lokal.
“Terima kasih kepada ASEPHI dan seluruh pihak. Di bawah binaan Dekranasda Tabanan, kami akan terus mendorong inovasi, kualitas dan promosi produk lokal Tabanan. Kriya Tabanan harus mendunia,” tegasnya.
Prestasi di Inacraft October 2026 diharapkan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi perajin, meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat, serta membawa identitas budaya Tabanan semakin dikenal. Melalui kolaborasi dan promosi berkelanjutan, kriya lokal diharapkan mampu tumbuh sebagai bagian penting dari ekonomi kreatif daerah.(*)
