Gianyar, warnaberita.com ā Bali United tampil perkasa di pekan keempat BRI Super League 2026/2027.
Saat menjamu Persijap Jepara di stadion Kapten Dipta, Sabtu (10/10/2026), Serdadu Tridatu sukses mengahkan tim tamu dengan skor telak 6-1 dalam laga yang diwarnai hattrick Jort van der Sande dan kartu merah Thomas Lam pada menit akhir pertandingan.
Enam gol kemenangan Bali United masing-masing dicetak Jort van der Sande pada menit ke-38, 57, dan 78, Remco Balk (42′), Thijmen Goppel (72′), serta Irfan Jaya (90+4′). Sementara itu satu-satunya gol Persijap Jepara dicetak Juan Douglas pada menit ke-71.
Bali United yang terus berupaya menekan pertahanan lawan akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-38. Berawal dari situasi sepak pojok, Kadek Agung mengirimkan bola melalui sundulan ke arah tiang yang langsung disambut Jort van der Sande dengan tandukan terarah. Membuat Sendri Johansyah, penjaga gawang Persijap gagal mengantisipasi bola. Bali United pun unggul 1-0.
Keunggulan Serdadu Tridatu bertambah empat menit berselang. Umpan matang Kadek Agung berhasil dimaksimalkan Remco Balk. Dengan tenang, Remco mengecoh penjaga gawang Persijap dan mengubah skor menjadi 2-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Bali United tetap tampil agresif. Jort van der Sande kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57 sehingga skor berubah 3-0 sekaligus membawa tuan rumah semakin menjauh memimpin pertandingan.
Persijap sempat memberikan ancaman serius. Bahkan, dua dari tiga tembakan mereka membentur mistar gawang Bali United. Namun, peluang tersebut belum mampu mengubah keadaan.
Drama terjadi pada menit ke-64 saat Bali United sempat mencetak gol melalui Queven da Silva. Sepakan keras kaki kirinya dari dalam kotak penalti gagal dibendung Sendri Johansyah. Namun, gol tersebut dianulir wasit karena Jort van der Sande berada dalam posisi offside.
Setelah keputusan wasit tersebut sempat mempengaruhi konsentrasi lini pertahanan Bali United sehingga Persijap berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sepakan keras Juan Douglas pada menit ke-71 yang mengarah ke sudut kanan gawang Heuptmeijer. Skor pun berubah menjadi 3-1.
Namun, keunggulan Bali United kembali melebar hanya semenit berselang. Thijmen Goppel melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang sukses merobek gawang Persijap. Gol tersebut membuat Bali United unggul 4-1.
Jort van der Sande melengkapi hattrick pada menit ke-78. Kesalahan pemain belakang Persijap dimanfaatkan dengan baik oleh striker asal Belanda tersebut untuk merebut bola dan berhadapan langsung dengan kiper Persijap. Jort dengan tenang melepaskan tendangan chip yang tak mampu diantisipasi kiper Persijap. Bali United pun semakin nyaman memimpin dengan skor 5-1.
Memasuki masa tambahan waktu babak kedua, Bali United kembali menambah keunggulan. Umpan Jay Herdman yang berhasil lolos dari jebakan offside diteruskan kepada Irfan Jaya. Pemain lincah tersebut sukses menuntaskan peluang menjadi gol keenam Bali United pada menit ke-90+4.
Meski berhasil meraih kemenangan besar, Bali United harus mengakhiri pertandingan dengan catatan yang kurang menyenangkan. Thomas Lam yang baru masuk pada menit-menit akhir menerima dua kartu kuning sehingga harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah diganjar kartu merah.
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, pelatih Bali United Jonny Jansen mengapresiasi performa anak asuhnya yang dinilai agresif, efektif, dan konsisten di sepanjang pertandingan. Ia menyebut kemenangan besar itu tidak terlepas dari kemampuan tim menguasai permainan serta mengalirkan bola dengan baik.
āPara pemain mampu menjalankan strategi yang telah disiapkan. Mereka membangun serangan secara efektif dan menjaga intensitas permainan untuk terus menekan pertahanan lawan,ā ujarnya.
Selain unggul dalam penguasaan bola, ia menyebutkan tim juga tampil disiplin saat kehilangan bola. Tekanan ketat yang dilakukan para pemain Persijap Jepara mampu direbut kembali dalam waktu singkat.
Jonny juga menyoroti konsistensi tim hingga menit-menit akhir. Memasuki 10 menit terakhir pertandingan, Bali United tetap mempertahankan intensitas serangan dan berhasil menambah dua gol. Menurutnya kemampuan menjaga fokus hingga peluit akhir menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan telak tersebut.
Sementara itu Jort van der Sande mengatakan timnya mampu memperlihatkan permainan sepak bola yang efektif dan kolektif.
āTim menciptakan banyak peluang serangan yang berbahaya. Itu menunjukkan efektivitas permainan kami dalam pertandingan ini,ā ujarnya.
Jort juga mengapresiasi peningkatan produktivitas timnya kali ini karena tidak hanya mampu menciptakan peluang, tetapi juga mengonversinya menjadi gol.
Kemenangan 6-1 ini menjadi modal positif bagi Bali United untuk menghadapi pertandingan berikutnya. (*)
