Badung, warnaberita.com – Mencegah kanker tidak harus menunggu dewasa. Kebiasaan hidup sehat yang dibangun sejak bangku sekolah menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan sekaligus membentuk generasi muda yang peduli terhadap diri sendiri dan lingkungan.
Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, mengajak para siswa SMP Negeri 3 Mengwi menerapkan pola hidup sehat melalui Pembinaan Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP), Senin (26/10/2026). Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-44 SMP Negeri 3 Mengwi dan Bulan Bahasa.
Dalam arahannya, Rasniathi memperkenalkan pola hidup Cerdik sebagai langkah preventif untuk mendukung upaya penanggulangan kanker. Cerdik merupakan singkatan dari Cek kesehatan rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.
“Anak-anak harus mulai membiasakan pola hidup sehat sejak dini. Mulai dari rutin memeriksakan kesehatan, menjauhi rokok dan vape, rajin beraktivitas fisik, menjaga pola makan, cukup beristirahat, hingga mampu mengelola stres. Kalian juga bisa menjadi duta kesehatan dengan menyampaikan informasi ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Ia berharap para siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga kesehatan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga. Dengan menerapkan kebiasaan sehat dan menyebarkan informasi yang benar, siswa dapat ikut mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan kanker.
Selain edukasi kesehatan, Rasniathi mengingatkan para siswa untuk mengamalkan semangat Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak generasi muda menjauhi perilaku perundungan atau bullying serta menghindari bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan.
Momentum Bulan Bahasa juga menjadi perhatian dalam pembinaan tersebut. Rasniathi mendorong siswa menguasai bahasa asing untuk menghadapi tantangan global. Namun, kemampuan tersebut harus berjalan seiring dengan upaya melestarikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Bali alus sebagai bagian dari identitas daerah.
Sementara itu, Wakil Kepala SMP Negeri 3 Mengwi, Ni Ketut Puji Astari, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan PKTP di sekolahnya.
Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat memberikan bimbingan konkret bagi siswa, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik.
Melalui pembinaan ini, edukasi pencegahan kanker, penguatan karakter, serta pelestarian bahasa diharapkan dapat berjalan beriringan dalam membentuk generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berbudaya.(*)
