Monday, May 25, 2026
HomeTEKNOLOGIGawaiWaspadai Bahaya Tersembunyi Sampah Elektronik! Ini 6 Solusi Penggunaan Perangkat Buat Tunjang...

Waspadai Bahaya Tersembunyi Sampah Elektronik! Ini 6 Solusi Penggunaan Perangkat Buat Tunjang Keseharianmu

Jakarta, Warnaberita.com – Perangkat elektronik menjadi sebuah keniscayaan bagi masyarakat modern dewasa ini. Hampir di setiap rumah tangga, kita bisa menemui perangkat elektronik berupa rice coocker, kipas angin, bahkan AC.

Namun, di balik penggunaannya sehari-hari, perangkat elektronik menyimpan bahaya tersembunyi. Terlebih, saat ini makin banyak sampah elektronik atau e-waste seiring meningkatnya penggunaan.

Laporan tahunan Global E-Waste Monitor 2020 yang diterbitkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat bahwa jumlah sampah elektronik pada 2019 mencapai 53 juta ton. Namun, hanya 17,4% limbah elektronik dunia yang berhasil dikumpulkan, diproses, dan didaur ulang secara tepat.

Di Indonesia, 2 juta ton sampah elektronik dihasilkan pada tahun 2021. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan bagian dari tren global yang mengkhawatirkan dalam hal pengelolaan sampah elektronik.

Baca Juga  Kementerian Ekraf Pacu Talenta Gim Lewat Gameseed 2025

E-waste tidak hanya jadi bukti betapa cepatnya kita berganti teknologi, tapi juga membawa dampak buruk bagi tubuh manusia dan lingkungan sekitar.

E-waste mengandung berbagai komponen beracun yang membahayakan kesehatan manusia, seperti merkuri, timbal, barium, dan litium. Paparan zat-zat berbahaya pada limbah elektronik dapat menimbulkan dampak serius, seperti kerusakan pada otak, jantung, hati, ginjal, dan sistem rangka.

Selain itu, sistem saraf dan reproduksi juga dapat terdampak, yang berpotensi menyebabkan berbagai penyakit hingga kelainan sejak lahir.

Pembuangan e-waste secara tidak tepat, seperti dibakar, dapat melepaskan partikel beracun yang mencemari udara, tanah, dan air.

Baca Juga  Telkom Raih Penghargaan BUMN Terbaik 2025

Logam berat serta zat berbahaya di dalamnya dapat merusak mikroorganisme, menurunkan kesuburan tanah, diserap tanaman, hingga mencemari air tanah dan ekosistem perairan.

Berikut 6 Tips Mengelola dan Memanfaatkan Perangkat Elektronik:

  1. Rethink sebelum membeli

Pilih elektronik yang tahan lama, mudah diperbaiki, dan bergaransi. Dengan begitu, perangkat tersebut tidak perlu sering diganti ataupun dibuang.

  1. Reuse untuk fungsi lain

Elektronik lama masih bisa dipakai untuk hal berbeda, misalnya HP jadi remote untuk smart home, atau laptop lama yang bisa digunakan kembali untuk mengetik dan browsing ringan.

  1. Refurbish agar bermanfaat kembali

Servis atau ganti komponen (seperti baterai atau RAM) supaya perangkat bisa dipakai lebih lama.

  1. Cek kembali sebelum disimpan
Baca Juga  Edukasi Digital, Telkom Hadirkan 'Cyberheroes'

Daripada elektronik lama di rumah dibiarkan menumpuk, pastikan perangkat tersebut masih bisa digunakan, dijual kembali, atau lebih baik dikelola melalui jalur yang tepat.

  1. Setor & Kelola bersama Institusi Pengelolah Sampah

Kalau ada barang elektronik bekas yang sudah rusak dan tidak digunakan, bisa langsung disetor kepada berbagai badan yang mampu mengelolanya. Alhasil, bahan berbahaya tidak mencemari lingkungan dan material yang masih bisa bermanfaat akan diproses kembali.

  1. Mengikuti Program Tukar Tambah (Trade-In)

Tukar tambah atau menjual perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan. Banyak toko besar kini menyediakan program tukar tambah yang menawarkan potongan harga atau voucher toko untuk pembelian produk baru. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru