Friday, April 17, 2026
HomeBALIJembranaPemkab Jembrana Rayakan Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Pemkab Jembrana Rayakan Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Jembrana, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Jembrana resmi mengumumkan konsep perayaan malam pergantian Tahun Baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mengedepankan nilai kesederhanaan serta empati di tengah kondisi bangsa yang dilanda berbagai bencana, Pemkab Jembrana meniadakan pesta kembang api dan menggantinya dengan doa bersama lintas agama serta pementasan seni dan budaya lokal.

Puncak perayaan malam Tahun Baru akan dipusatkan di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno. Momen detik-detik pergantian tahun tidak lagi diwarnai gemerlap kembang api, melainkan ditandai dengan Pemukulan Kulkul secara serentak oleh Bupati Jembrana bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Tradisi ini dipilih sebagai simbol kearifan lokal Bali yang sarat makna, sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk menyongsong tahun baru dengan kesadaran penuh, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

Baca Juga  Bupati Jembrana Kecam Insiden Penurunan Bendera Merah Putih, Minta Warga Tetap Tenang

Kepala Bagian Pemerintahan Jembrana, I Dewa Putu Eka Adi Putra, menjelaskan kebijakan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kondisi nasional yang tengah menghadapi berbagai bencana, khususnya bencana hidrometeorologi. Selain itu, langkah ini juga sejalan dengan edaran pemerintah melalui Kepolisian Republik Indonesia terkait pelarangan pesta kembang api sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Sesuai keputusan pimpinan, Kabupaten Jembrana memutuskan untuk meniadakan pesta kembang api pada malam pergantian tahun. Perayaan malam Tahun Baru di Jembrana diarahkan pada kegiatan yang lebih reflektif dan bermakna,” terang Adi Putra Minggu (28/12/25).

Sebagai pengganti, Pemkab Jembrana memilih rangkaian kegiatan yang bernilai refleksi dan kebersamaan. Selain doa bersama lintas agama, masyarakat juga akan disuguhkan pementasan seni kolaboratif yang memadukan unsur budaya, sastra, dan musik.

Baca Juga  Nelayan dan Relawan Dapat Penghargaan

“Untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sekaligus menyediakan ruang dan alternatif kegiatan positif dalam menyambut Tahun Baru,” ujarnya.

Meski tanpa kembang api, kemeriahan malam pergantian tahun tetap akan dirasakan masyarakat. Panggung utama akan menampilkan talenta-talenta terbaik asal Jembrana, mulai dari pementasan jegog dengan tarian, musik jegog eksperimental, hingga kolaborasi jegog dengan band lokal Jembrana, Made Gimbal.

Tak hanya itu, acara ini juga menghadirkan Nanoe Biroe sebagai bintang tamu, serta didukung tujuh band dan penyanyi lokal Jembrana, termasuk Made Gimbal dan Putu Rudiawan dari Awen Lelateng, Kecamatan Jembrana, yang tengah viral. Untuk mendukung perputaran ekonomi lokal, Pemkab Jembrana turut menghadirkan pameran kuliner di sekitar lokasi acara dengan melibatkan pelaku UMKM Jembrana. (*)

Baca Juga  Bupati Jembrana Tinjau Jalan Rusak di Desa Baluk, Hotmix Dimulai Juni
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru