Friday, April 17, 2026
HomeBALIAtlet Bali Ingin Pindah? Bayar Kompensasi Hingga Rp300 Juta

Atlet Bali Ingin Pindah? Bayar Kompensasi Hingga Rp300 Juta

Denpasar, warnaberita.com – Langkah tegas diambil KONI Bali untuk menjaga aset atlet berprestasi.

Kini, atlet yang ingin pindah atau mutasi ke daerah lain wajib memenuhi sejumlah persyaratan ketat, termasuk potensi pembayaran kompensasi hingga ratusan juta rupiah.

Kebijakan ini muncul seiring adanya sekitar sepuluh atlet yang tercatat hengkang dari Bali, dengan Jawa Barat menjadi tujuan terbanyak. Namun, mayoritas dari mereka merupakan atlet nonprestasi yang pindah karena alasan pendidikan atau mengikuti orang tua yang bertugas di luar daerah.

Ketua Bidang Hukum dan Etika KONI Bali, Fredrik Billy, menegaskan seluruh proses perpindahan atlet harus mengikuti prosedur resmi. Mulai dari pengajuan surat permohonan, rekomendasi daerah asal, hingga persetujuan daerah tujuan menjadi syarat mutlak.

Baca Juga  Gubernur Koster Ajak Semua Pihak Bersinergi Dukung Nangun Sat Kerthi Loka Bali

“Sebagian besar kasus terjadi karena sekolah atau ikut orang tua dinas. Itu wajar dan tidak ada kendala berarti,” jelasnya.

Namun, aturan berbeda berlaku bagi atlet berprestasi atau yang pernah menyumbangkan medali bagi Bali. Mereka diwajibkan melakukan koordinasi khusus dan membayar kompensasi sebagai bentuk penggantian biaya pembinaan yang telah dikeluarkan daerah.

“Kalau atlet berprestasi, harus ada koordinasi dan kompensasi yang wajib dipenuhi,” tegas Billy.

Besaran kompensasi ini tidak main-main. Nilainya disesuaikan dengan tingkat prestasi yang pernah diraih atlet. Untuk atlet level internasional, seperti peraih medali di SEA Games, biaya kompensasi bisa mencapai Rp300 juta.

Baca Juga  Koster Tegaskan Tiga Makna Pengurus

Salah satu contoh kasus adalah atlet paramotor yang pindah ke Sulawesi Tengah karena mengikuti orang tua yang berdinas di TNI. Meski alasan perpindahan dinilai wajar dan telah mendapat persetujuan daerah tujuan, atlet tersebut tetap dikenakan kewajiban membayar kompensasi karena pernah mengharumkan nama Bali.

Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bahwa KONI Bali tidak ingin kehilangan atlet berprestasi begitu saja, sekaligus memastikan adanya tanggung jawab atas investasi pembinaan yang telah diberikan selama ini. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru