Badung, warnaberita.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyerahkan bantuan pemulihan dampak bencana sebesar Rp 550 juta kepada Pura Taman Beji Magendra, Desa Adat Tegal Darmasaba, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Rabu (22/4/26). Bantuan tersebut diserahkan bertepatan dengan upacara mulang dasar perbaikan pondasi penahan tanah yang rusak akibat bencana.
Bantuan diterima langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan, I Ketut Subrata bersama panitia serta krama pengempon pura. Kehadiran bupati sekaligus menjadi bentuk dukungan moril terhadap semangat gotong royong masyarakat dalam memulihkan tempat suci tersebut.
Pada kesempatan itu, Bupati Adi Arnawa mengapresiasi kekompakan panitia dan krama pengempon yang tetap solid melakukan perbaikan secara swakelola. Pemerintah Kabupaten Badung, kata dia, akan selalu hadir di tengah masyarakat, terlebih saat menghadapi musibah.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal agar proses perbaikan segera tuntas. Selain itu, pihaknya juga membuka peluang bantuan lanjutan untuk pembangunan pelinggih maupun pelaksanaan karya setelah perbaikan rampung.
“Kami komitmen dengan krama pengempon pura, mengenai rencana perbaikan pelinggih kedepannya kami akan bantu. Kami minta pengempon Pura tetap menjaga keharmonisan, saling sagilik saguluk salunglung sabayantaka, nunas ica agar jagat badung rahayu,” pintanya.
Bupati juga meminta instansi terkait, khususnya BPBD Badung, untuk mengawal proses pembangunan agar konstruksi yang dikerjakan memenuhi standar teknis dan aman.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Ketut Subrata menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Badung. Ia menjelaskan, kerusakan di Pura Taman Beji Magendra disebabkan oleh bencana banjir yang menggerus struktur bangunan.
Perbaikan difokuskan pada bangunan penahan tanah di sisi barat laut utamaning mandala serta akses jalan di depan jembatan pada nistaning mandala. Proses pengerjaan telah dimulai sejak 12 Maret 2026 dengan progres mencapai 30 persen dan menelan biaya sekitar Rp 160 juta melalui sistem swakelola.
“Bangunan ini telah diperbaiki sejak 12 Maret 2026 dan progresnya terealisasi 30 persen dengan biaya sekitar 160 juta, pengerjaan swakelola,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pura Taman Beji Magendra memiliki peran penting sebagai tempat pesucian Ida Bhatara saat pujawali di Pura Dalem Gegelang, Desa Adat Tegal Darmasaba. Pura ini diempon oleh 325 KK, tidak hanya dari Desa Adat Tegal, tetapi juga dari wilayah lain seperti Gerih, Anggungan, Sibanggede, hingga Perang.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan proses pemulihan pura dapat berjalan lancar dan kembali difungsikan secara optimal oleh masyarakat.(*)
