Tuesday, June 9, 2026
spot_img
HomeBALIBadungSekda Badung Tutup Pelatihan Sensus Ekonomi 2026

Tiga Desa Dicanangkan Jadi “Desa Cantik”

Sekda Badung Tutup Pelatihan Sensus Ekonomi 2026

Badung, warnaberita.com – Bupati Badung yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Badung Ida Bagus Surya Suamba secara resmi menutup Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026, sekaligus mencanangkan program pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aston Kuta Hotel & Residence, Minggu (7/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, tiga desa ditetapkan sebagai Desa Cantik Kabupaten Badung 2026, yakni Desa Bongkasa Pertiwi, Desa Gulingan dan Desa Pererenan. Acara ini turut dihadiri perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, Kepala BPS Badung, pimpinan OPD terkait, camat, perbekel serta ratusan petugas sensus ekonomi.

Sekda Surya Suamba mengapresiasi BPS Badung yang terus memperkuat kualitas data sebagai pondasi pembangunan. Menurutnya, keberhasilan sensus ekonomi memiliki arti yang sangat penting dalam mendukung arah kebijakan pemerintah.

Baca Juga  WHDI Badung Tebar 5.000 Benih Ikan di Pura Taman Ayun

“Data yang akurat dan mutakhir sangat dibutuhkan agar pemerintah dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran, efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan sensus ekonomi 2026 yang terintegrasi dengan pengumpulan data sosial ekonomi keluarga menjadi momentum penting dalam mendukung pemutakhiran data tunggal sosial ekonomi nasional. Data tersebut akan menjadi landasan dalam penyusunan program perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat hingga pengentasan kemiskinan.

Dengan data yang valid, lanjutnya, bantuan dan intervensi pemerintah dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Karena itu, ia mengingatkan seluruh petugas sensus untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas.

Baca Juga  RS Hermina Badung Resmi Beroperasi, Perkuat Layanan Kesehatan dan Pariwisata Berkualitas

Selain itu, pencanangan Desa Cantik dinilai sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas desa dalam pengelolaan data. Program ini tidak hanya mendorong literasi statistik, tetapi juga pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan.

“Desa yang memiliki kemampuan mengelola data dengan baik akan lebih mudah mengidentifikasi potensi wilayah, memetakan permasalahan masyarakat serta menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Badung Made Bimbo Abdi Suardika menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi dan struktur perekonomian Indonesia.

Baca Juga  Bandara Ngurah Rai Suguhkan Tarian Gopala

Ia menambahkan, sensus ini juga mencakup perkembangan ekonomi digital, ekonomi lingkungan serta karakteristik usaha masyarakat. Pelatihan petugas sensus telah berlangsung sejak 30 Mei hingga 7 Juni dan diikuti sebanyak 461 petugas.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 452 petugas akan melakukan sensus door to door ke pelaku UMKM, sementara 9 petugas lainnya bertugas mendata usaha besar. Adapun pelaksanaan sensus ekonomi dijadwalkan berlangsung mulai 8 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan fokus pada pendataan usaha dan kondisi sosial ekonomi keluarga.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru