Wednesday, June 10, 2026
spot_img
HomeOLAHRAGATri Ramadani Persembahkan Emas di World Climbing Series Praha 2026

Panjat Tebing Putra Ukir Sejarah

Tri Ramadani Persembahkan Emas di World Climbing Series Praha 2026

Jakarta, warnaberita.com – Nama Indonesia kembali berkibar di panggung olahraga dunia. Atlet panjat tebing nasional, Putra Tri Ramadani, mencetak sejarah baru setelah meraih medali emas nomor lead pada ajang World Climbing Series Praha 2026, Senin (8/6) dini hari WIB.

Prestasi tersebut bukan sekadar kemenangan biasa. Putra menjadi atlet Indonesia pertama yang berhasil merebut medali emas nomor lead dalam sejarah World Climbing Series, sekaligus mematahkan dominasi para pemanjat elite dari Jepang dan Eropa yang selama ini menguasai disiplin tersebut.

Atlet asal Jawa Timur yang akrab disapa Srondeng itu tampil luar biasa pada babak final. Dengan skor 43, Putra sukses mengungguli tujuh pemanjat kelas dunia, termasuk Sorato Anraku, Neo Suzuki, Satone Yoshida, Adam Ondra, Luka Potocar, Filip Schenk, dan Jakob Schubert.

Baca Juga  Agenda Balap Juli 2025 Siap Panaskan Pertamina Mandalika International Circuit

Neo Suzuki harus puas menempati posisi kedua dengan skor 39, sedangkan Jakob Schubert membawa pulang medali perunggu setelah mencatat skor 37.

Keberhasilan ini terasa semakin spesial karena menjadi bukti perkembangan pesat Putra dalam waktu singkat. Pada seri World Climbing Series di Koper, Slovenia, September 2025 lalu, ia hanya mampu finis di peringkat keenam. Kini, kurang dari setahun kemudian, Putra berhasil berdiri di podium tertinggi dunia.

“Ini adalah final kedua saya dan emas pertama saya. Saya sangat senang karena jalur final sangat sulit, terutama di bagian atas hingga tangan saya benar-benar kelelahan,” ujar Putra usai lomba, dirilis dari laman resmi Kemenpora.

Baca Juga  Api Suci Gunung Batur Kobarkan Semangat Porprov Bali XVI/2025

Meski telah mencatatkan prestasi bersejarah, Putra memilih untuk tidak cepat berpuas diri. Atlet muda Indonesia itu menilai masih banyak hal yang perlu dibenahi agar mampu tampil lebih konsisten di level internasional.

Ia mengakui kemampuan membaca jalur saat orientasi serta mengatasi rasa gugup menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diperbaiki. Menurutnya, aspek mental memiliki peran besar ketika menghadapi tekanan dalam kompetisi kelas dunia.

Keberhasilan Putra Tri Ramadani di Praha menjadi kabar menggembirakan bagi olahraga Indonesia. Emas bersejarah ini tidak hanya mempertegas posisi Indonesia sebagai kekuatan baru panjat tebing dunia, tetapi juga membuka harapan besar bagi lahirnya prestasi-prestasi internasional lainnya di masa mendatang.

Baca Juga  Legenda Bulu Tangkis Iie Sumirat Tutup Usia

Dari Praha, Putra Tri Ramadani telah mengirim pesan kuat kepada dunia: Indonesia kini bukan hanya peserta, tetapi juga juara di nomor lead panjat tebing dunia. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru