Monday, April 20, 2026
HomeBALIDenpasarAlit Kelakan: UMKM Jadi Lokomotif Ekonomi

Alit Kelakan: UMKM Jadi Lokomotif Ekonomi

Denpasar, warnaberita.com – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian nasional.

Menurutnya, keberadaan UMKM sangat vital karena mampu mendorong daya beli masyarakat, membuka lapangan kerja, serta menjaga pertumbuhan ekonomi tetap sehat.

“UMKM adalah lokomotif pertumbuhan ekonomi. Kalau UMKM kuat, industri padat karya juga berkembang, tenaga kerja mendapat pendapatan, dan daya beli masyarakat ikut menguat,” ujar Alit Kelakan pada Sabtu (23/8/25).

Ia menambahkan, dukungan BUMN, termasuk Pertamina, menjadi faktor penting untuk memperkuat keberlangsungan UMKM di tengah tantangan global. Selain membuka peluang kerja, kata dia, keberadaan UMKM dan industri manufaktur padat karya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Jamin Stok BBM Aman di Tengah Geopolitik Global

Komitmen mendampingi UMKM juga diwujudkan Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui pelaksanaan Pelatihan UMK Academy 2025 di Kantor Sales Area Retail Bali. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar di Surabaya. Kali ini, pelatihan di Bali menghadirkan 36 peserta secara luring dan 80 peserta secara daring.

UMK Academy sendiri merupakan wadah pembelajaran bagi UMKM binaan Pertamina. Program ini dirancang dengan kurikulum terukur dan terstruktur, disampaikan oleh pemateri berpengalaman, sehingga mampu membantu pelaku UMKM naik kelas dan meningkatkan daya saing.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bentuk konsistensi Pertamina dalam mendampingi UMKM.

Baca Juga  BKSAP DPR RI: Bali harus Diperhatikan Khusus Pemerintah Pusat

“Pertamina UMK Academy merupakan satu-satunya program pembinaan UMKM di Indonesia yang terintegrasi dengan kurikulum yang sudah paten. Harapannya setelah menjadi binaan Pertamina akan terus berkembang hingga menjadi bisnis yang mandiri dan berdaya saing,” jelas Ahad.

Sales Area Manager Retail Bali, Endo Eko Satryo, menambahkan, Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga rumah bagi UMKM yang punya potensi besar.

“Ada beberapa kelebihan UMKM Bali yang patut dibanggakan yaitu produk yang berakar dari kearifan lokal, kualitas yang diakui secara global, kreativitas tanpa batas, dan dukungan sektor pariwisata. Kehadiran jutaan wisatawan bisa menjadi pasar potensial sekaligus promosi alami bagi produk-produk UMKM Bali,” kata Endo.

Baca Juga  Mahasiswi Asal Gianyar Kembali Curi Perhatian di Ajang Pertamuda 2025

Pertamina mencatat hingga kini terdapat 355 mitra binaan di Bali, terdiri dari 275 mitra melalui Rumah BUMN Pertamina dan 80 mitra binaan langsung Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus.

Dalam pelatihan UMK Academy 2025, peserta mendapat materi tentang Business Model Canvas (BMC), riset dan analisis pasar, hingga strategi ekspor. Pertamina berharap melalui pelatihan terstruktur ini, UMKM dapat berkembang pesat, naik kelas, serta memperkuat perannya sebagai penopang perekonomian nasional.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru