Jembrana, warnaberita.com – Suasana bangga dan haru menyelimuti Kabupaten Jembrana menjelang keberangkatan atlet mudanya, Ni Made Dwi Kartika Apriyanti (19), ke ajang olahraga bergengsi SEA Games ke-33 tahun 2025 di Thailand. Atlet karate yang akrab disapa Ade ini dijadwalkan terbang ke Bangkok pada 6 Desember 2025 untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ade akan turun di kelas KUMITE -61 KG pada 11–14 Desember 2025. Keikutsertaannya menjadi pencapaian tertinggi sepanjang kariernya, sekaligus membuktikan konsistensi dan dedikasi atlet muda Jembrana dalam dunia karate.
Dukungan penuh mengalir dari Pemerintah Kabupaten Jembrana. Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, menyampaikan rasa bangga atas prestasi Ade yang berhasil menempati posisi utama dalam tim nasional.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Jembrana, kami memberikan doa dan dukungan penuh kepada Ade, yang sejauh ini telah menjadi kebanggaan bagi kabupaten Jembrana,” ujar Bupati Kembang Hartawan.
Ia juga berharap Ade mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Tanah Air. “Semoga Ade bisa memberikan hasil terbaiknya, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk Indonesia dan Jembrana pada khususnya,” harapnya.
Prestasi Ade mampu berbicara banyak. Sebelum masuk skuad utama Timnas, ia sudah malang melintang di kancah internasional, mulai dari Rusia, Austria, Brunei Darussalam hingga Filipina. Pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), ia mengoleksi dua medali perak, yang kemudian menjadi modal besar menuju Pelatnas.
Saat menjalani Pelatnas, performanya yang stabil membuatnya dipercaya sebagai pemain inti di SEA Games 2025, bahkan berhasil menyingkirkan peraih emas PON di kelas yang sama. Pelatihnya, I Putu Deddy Mahardika, mengaku bakat Ade sudah terlihat sejak kecil.
“Sejak SD, Ade memang dalam berbagai kesempatan selalu mewakili Jembrana untuk sering mempersembahkan emas,” tutur Deddy.
Sebelum terbang ke Thailand, Ade dan Timnas Karate Indonesia telah melalui rangkaian pemusatan latihan intensif, termasuk Training Camp Internasional di Moskow dan Kairo selama satu bulan. Mereka kemudian kembali ke Jakarta untuk menjalani latihan lanjutan selama sepuluh hari sebelum berangkat menuju Bangkok.
Keberangkatan Ade membawa harapan besar bagi Jembrana dan Indonesia. Masyarakat menaruh optimisme bahwa atlet mudanya mampu memberikan hasil terbaik serta mengharumkan nama daerah dan bangsa di pentas internasional.(*)
