Saturday, May 30, 2026
spot_img
HomeBALIKarangasemNelayan Bunutan Karangasem Belum Kembali dari Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Nelayan Bunutan Karangasem Belum Kembali dari Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Karangsem, warnaberita.com – Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang belum kembali dari melaut di perairan Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, Sabtu (7/2/26). Nelayan bernama I Nengah Sarem (68) diketahui berangkat melaut sejak Jumat sekitar pukul 14.30 Wita, namun hingga kini belum kembali dan tidak memberikan kabar kepada keluarga.

Keluarga bersama rekan sesama nelayan sempat berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Informasi nelayan hilang kemudian dilaporkan kepada petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada Sabtu pagi.

“Informasi adanya nelayan hilang kami terima hari ini pada pukul 10.55 Wita dan langsung kami timdaklanjuti,” ungkap I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Baca Juga  Ribuan Pelayat Iringi Pengabenan Jro Mangku Nyoman Goya

Petugas segera berkoordinasi dengan Polsek Abang, Karangasem, serta pihak keluarga korban untuk mempersiapkan operasi pencarian. Sebanyak enam personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 12.30 Wita.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran menggunakan rigid Inflatable boat (RIB) di sekitar lokasi biasa korban melaut. Unsur yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Pol Airud Karangasem, Pol Air Polda Bali Pos Kubu, Pos AL Candidasa, Polsek Abang, Koramil Abang, Babinsa Desa Bunutan, BPBD Karangasem, Balawista Amed BPBD Karangasem, Bakamla Bali, Bhabinkamtibmas Desa Bunutan, Kepala Dusun setempat, keluarga korban, serta masyarakat nelayan.

Baca Juga  Wagub Giri Prasta Dampingi KSP Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Karangasem

“Info dari pihak keluarganya bahwa sudah melaksanakan pencarian dengan 3 buah jukung dengan 6 orang nelayan, serta melibatkan kelompok Nelayan Bunutan dengan jumlah 7 jukung menuju ke arah selatan Lombok,” jelas Sidakarya.

Hingga sore hari, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Kondisi cuaca menjadi kendala utama dalam proses pencarian di lapangan.

“Kendala yang kami hadapi di lapangan terkait cuaca mendung, angin kencang mencapai 10 KM per jam, air laut gelombang tinggi,” terang I Putu Handika Bhayangkara, selaku koordinator di lapangan.

Operasi SAR direncanakan kembali dilanjutkan pada Minggu pagi. Meski penyisiran dihentikan sementara pada sore hari, koordinasi dan komunikasi antar unsur SAR tetap dilakukan secara intens. Tim siap bergerak cepat apabila menerima laporan baru terkait keberadaan korban.

Baca Juga  Tujuh Hari Menghilang, Nenek Retu Ditemukan Meninggal di Dasar Jurang

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan laut yang melibatkan nelayan di wilayah Karangasem. Aparat mengimbau nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut demi keselamatan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru