Badung, warnaberita.com – Kadek Alenka Putri Karnaedi atau yang lebih akrab disapa Alenka Putri resmi meluncurkan single perdana berjudul “Cecimpedan”, Kamis 12 Februari 2026. Video Klip atau Musik Video (MV) lagu Cecimpedan ini, tayang perdana di channel Youtube Alenka Putri, dan juga tayang di platform Spotify. Kehadiran lagu ini menjadi langkah awal Alenka Putri dalam perjalanan solo di dunia musik, setelah sebelumnya bersama dalam grup vokal anak-anak 5UARA (Lima Suara).
Meski masih duduk di bangku kelas 5 Sekolah Dasar, Alenka Putri menunjukkan ketertarikan yang kuat dalam bidang musik, khususnya musik yang mengangkat nilai budaya daerah. Bakat dan minatnya tersebut kini diwujudkan melalui karya perdana yang sarat pesan moral dan budaya. Melalui lagu “Cecimpedan”, Alenka Putri membawa pesan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Bali sejak usia dini.
Single ini mengangkat tema permainan tradisional Bali yang dikenal dengan cecimpedan atau teka-teki lisan atau tebak-tebakan. Permainan tersebut dulunya kerap dimainkan anak-anak maupun orang dewasa sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari, sebelum gawai dan teknologi modern menjadi dominan seperti sekarang. Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana melatih kecerdasan, kreativitas, serta mempererat kebersamaan.
Menurut Sri Hardani selaku orang tua Alenka Putri, lagu “Cecimpedan” ini diciptakan oleh Dek Artha dan secara khusus disiapkan sebagai lagu anak yang sarat pesan budaya. Hadir dengan lirik berbahasa Bali yang sederhana dan mudah dipahami, dalam bait-bait lagunya, Alenka Putri mengajak teman-teman sebayanya untuk berkumpul, bermain bersama, dan sejenak menjauhkan diri dari penggunaan ponsel.
“Pada bagian awal lagu, tersirat ajakan agar anak-anak tidak terus-menerus terpaku pada gawai,” katanya.
Liriknya menggambarkan kebiasaan lama yang kini mulai jarang dilakukan, yakni bermain permainan tradisional sebagai bagian dari budaya Bali yang sudah ada sejak dahulu. Pesan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengingat agar budaya Bali tidak dilupakan meskipun pengaruh luar semakin kuat dan perkembangan teknologi semakin pesat.
Lagu ini menekankan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan zaman dan gaya hidup modern. Dengan aransemen ceria khas lagu anak-anak, “Cecimpedan” diharapkan mampu menarik perhatian generasi muda tanpa meninggalkan akar tradisi yang menjadi jati diri masyarakat Bali.
Sebelum merilis “Cecimpedan”, Alenka Putri telah lebih dulu terlibat dalam bersama grup vokal anak 5UARA. Bersama grup tersebut, Alenka ikut dalam lagu berjudul “Timpal Rasa Nyama” yang diluncurkan pada akhir tahun 2025. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi Alenka untuk melangkah sebagai penyanyi solo.
Lagu “Cecimpedan” tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi budaya. Lagu ini menggabungkan unsur musik anak dengan nilai kearifan lokal, sehingga dapat menjadi sarana pengenalan budaya Bali bagi generasi muda. Melalui karya perdananya ini, Alenka Putri diharapkan mampu menginspirasi anak-anak seusianya untuk bangga terhadap budaya sendiri dan turut berperan aktif dalam melestarikannya.(*)
