Jakarta, warnaberita.com – Upaya meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Badung melalui berbagai langkah konkret. Salah satunya dengan kunjungan kerja Bunda PAUD Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa ke Jakarta Selatan, Kamis (12/2/26), guna mempelajari praktik terbaik pengelolaan PAUD yang dapat diterapkan di daerah.
Kunjungan difokuskan pada dua lokasi, yakni TK Negeri Pembina Tingkat Nasional dan Bunda PAUD Kota Jakarta Selatan. Rombongan turut didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Badung I Gusti Made Dwipayana, Ketua Forum PUSPA Kabupaten Badung Nyonya Ayu Parwata, kepala TK Negeri Pembina serta pengawas se-Kabupaten Badung.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bunda PAUD Kota Jakarta Selatan Nyonya Diah Anwar bersama Kepala TK Negeri Pembina Tingkat Nasional Jakarta Selatan Ibu Andini Nur Lestari. Selama kunjungan, dilakukan studi banding sistem pengelolaan PAUD, pendekatan pembelajaran efektif bagi anak usia dini, hingga pengembangan sarana dan prasarana penunjang proses belajar.
Rombongan juga mengamati langsung kegiatan belajar mengajar di kelas serta berdiskusi mengenai tantangan dan keberhasilan pengelolaan PAUD di masing-masing daerah. Kegiatan ini diharapkan memperkaya wawasan serta memperkuat kualitas layanan pendidikan usia dini di Badung.
Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menegaskan kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk menggali praktik terbaik yang bisa diadaptasi. “Hasil dari kunjungan ini akan dijadikan dasar yang kuat untuk menyusun kebijakan dan program pengembangan PAUD lebih lanjut di Kabupaten Badung. Kami berharap dapat mengadopsi praktik terbaik dari Jakarta Selatan dan menyesuaikannya dengan kondisi lokal di Badung, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak kita,” jelasnya.
Sementara itu, Nyonya Diah Anwar menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sekaligus memaparkan strategi kolaboratif yang diterapkan di wilayahnya. “PAUD di Kota Jakarta Selatan menerapkan strategi ‘Berbagi’ (Bersama Bangun Sinergi) yang menjadi pijakan utama dalam membangun kolaborasi erat antar Seksi Daerah (SKPD), lembaga pemerintah terkait, serta mitra organisasi swasta dan masyarakat. Strategi ini bertujuan untuk menyatukan berbagai sumber daya dan kompetensi untuk mendukung program Bunda PAUD dalam mewujudkan visi: PAUD yang bermutu untuk semua anak usia dini di Jakarta Selatan,” ungkapnya.
Ibu Andini Nur Lestari menambahkan bahwa kolaborasi lintas daerah menjadi kunci peningkatan mutu pendidikan. “Kami percaya bahwa kerja sama antar daerah menjadi kunci utama dalam meningkatkan mutu pendidikan PAUD di seluruh Indonesia. Kunjungan Bunda PAUD dan tim dari Kabupaten Badung ini merupakan momentum berharga untuk saling belajar, bertukar informasi tentang inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kurikulum nasional, serta penguatan kapasitas pendidik PAUD melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan. Semoga pertemuan hari ini dapat menghasilkan ide-ide baru yang bermanfaat bagi perkembangan PAUD di daerah masing-masing, bahkan menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain di Indonesia,” paparnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi pijakan dalam merumuskan kebijakan serta program inovatif guna meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan usia dini di Badung secara berkelanjutan.(*)
