Gianyar, warnaberita.com – Bali United menampilkan permainan agresif dan efektif saat membungkam Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 4-1 dalam lanjutan pekan ke-33 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5).
Penyerang utama Boris Kopitovic menjadi sosok paling bersinar lewat torehan dua gol (brace) ke gawang The Guardians. Dua gol tambahan dicetak Irfan Jaya dan pemain muda Made Tito Wiratama yang ikut menutup pesta kemenangan Serdadu Tridatu di hadapan ribuan suporter.
Sejak awal laga, Bhayangkara FC sebenarnya sempat mengontrol permainan. Tim tamu lebih dominan dalam penguasaan bola dan berupaya menekan lini belakang Bali United. Namun disiplin pertahanan tuan rumah membuat serangan mereka sulit berkembang.
Bali United justru tampil lebih efektif ketika mendapatkan peluang. Gol pertama lahir pada menit ke-29 melalui Boris Kopitovic. Berawal dari aksi Irfan Jaya yang mencoba tendangan salto, bola muntah hasil tepisan kiper langsung disambar Boris untuk membawa Bali United unggul.
Tuan rumah semakin percaya diri setelah gol tersebut. Menjelang turun minum, Boris kembali mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan serangan balik cepat. Sontekannya di menit ke-40 membuat Bali United menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman 2-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. Bali United nyaris menambah gol lewat Teppei Yachida, namun sepakannya masih membentur mistar gawang.
Bhayangkara FC sempat memberi perlawanan melalui aksi individu Moussa Sidibe yang sukses memperkecil skor menjadi 2-1. Gol itu sempat membangkitkan harapan tim tamu untuk mengejar ketertinggalan.
Akan tetapi, Bali United kembali mengambil alih permainan. Irfan Jaya memperlebar jarak menjadi 3-1 pada menit ke-70 setelah memanfaatkan umpan matang Kadek Agung dan menusuk pertahanan lawan dengan cepat.
Penderitaan Bhayangkara FC ditutup oleh gol pemain pengganti Made Tito Wiratama pada menit ke-87. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 4-1 untuk Serdadu Tridatu.
Di penghujung pertandingan, laga sempat terhenti beberapa menit akibat flare dan petasan yang dinyalakan suporter di tribun stadion. Setelah situasi kembali kondusif, pertandingan dilanjutkan hingga peluit akhir dibunyikan dengan kemenangan tetap menjadi milik Bali United. (*)
