Friday, October 23, 2026
HomeBALIJembranaTenggelam di Tukad Campuhan, Negara Meninggal di Kedalaman 6 Meter

Tenggelam di Tukad Campuhan, Negara Meninggal di Kedalaman 6 Meter

Jembrana, warnaberita.com – Seorang remaja dilaporkan tenggelam saat berenang di Tukad Campuhan, Banjar Rangdu, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Rabu (3/6/2026). Korban diketahui bernama I Made Negara (14), warga Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 14.30 Wita dan langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban pergi berenang bersama dua orang temannya di Tukad Campuhan. Saat berada di lokasi, korban yang diketahui belum mahir berenang diduga mengalami kesulitan di dalam air hingga akhirnya tenggelam.

Baca Juga  Bupati Jembrana Instruksikan Perbaikan Darurat SDN 1 Budeng

“Ada 3 orang, yang pertama mandi dengan melompat dari sandaran dum, langsung tenggelam,” jelas Dewa Hendri, Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 15.00 Wita tim rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana yang berjumlah 10 personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Setibanya di lokasi, tim segera melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan. Upaya pencarian dilakukan dengan metode penyelaman di titik yang dicurigai sebagai lokasi tenggelamnya korban. Pada pukul 15.50 Wita, dua personel melakukan penyelaman pertama. “Melakukan penyelaman kurang lebih kedalaman 6 meter,” pungkasnya.

Baca Juga  Wabup Ipat Tegaskan Komitmen Jembrana Perangi Kekerasan Seksual

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 16.07 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di dasar Tukad Campuhan dengan kedalaman sekitar 6 meter dalam kondisi meninggal dunia.

Korban kemudian dievakuasi ke darat dan langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Negara untuk penanganan lebih lanjut.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana, Dewa Hendri, menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana sebanyak 9 personel, Polsek Mendoyo 4 personel, Bhabinkamtibmas Mendoyo 1 personel, Babinsa Mendoyo 1 personel, BPBD Jembrana 4 personel, Tagana Jembrana 2 personel, Polair Polres Jembrana 2 personel, Potensi 115 sebanyak 1 personel, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Lantik Pimpinan Perumda Sanjayaning Singasana

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih memperhatikan keselamatan anak-anak saat beraktivitas di perairan, terlebih bagi yang belum memiliki kemampuan berenang yang memadai.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular