Tuesday, July 14, 2026
HomeBALIDenpasarTim SAR Gabungan Angkut Jenasah Crew Kapal Asal China ke Benoa

Tim SAR Gabungan Angkut Jenasah Crew Kapal Asal China ke Benoa

Denpasar, warnaberita.com – Tim SAR gabungan bergerak cepat mengevakuasi jenasah crew kapal MV SHANDONG DE YU asal China, atas nama ZHANG WENLI (47), pada Selasa (14/7/2026). Proses evakuasi berlangsung di perairan Selat Badung setelah korban dilaporkan meninggal dunia saat pelayaran menuju Australia.

Informasi awal diterima pada Senin malam sekitar pukul 22.47 Wita dari agen Kapal MV. SHANDONG DE YU, Zumar (Benoa Trans Cakrawala Perkasa). Dicurigai ia mengalami gangguan kesehatan hingga sesak nafas dan tidak tertolong.

Dalam laporannya disampaikan adanya salah seorang crew dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pada pukul 09.00 Wita. Saat itu posisi kapal berada di Selat Badung. Setelah berkoordinasi dengan pihak kapal dan agen disepakati titik intercept berada di koordinat 8°43’49.91″S – 115°17’28.42″E dengan estimasi jarak sekitar 4,18 nautical mile dari Pelabuhan Benoa pada heading 111°.

Baca Juga  Awali Tahun Baru 2026, Menpar Widiyanti Kunjungi Bali

Petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar segera berkoordinasi dengan KSOP Benoa, Balai Kekarantinaan Kesehatan Benoa, serta agen kapal guna merencanakan proses penjemputan jenasah. Respons cepat ini menjadi kunci kelancaran evakuasi di tengah kondisi laut yang dinamis.

Pagi harinya, Selasa (14/7/2026) pukul 06.55 Wita, tim SAR gabungan yang terdiri dari 4 personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, 1 personel agen kapal, dan 1 personel BBKK diberangkatkan menuju lokasi intercept menggunakan Rigid Inflatable Boat 02 Denpasar.

Hanya berselang 15 menit, tim sudah merapat di sisi kapal MV SHANDONG DE YU. Proses pemindahan jenasah dilakukan dengan cepat dan hati-hati oleh ABK kapal. Selanjutnya, jenasah langsung dibawa menuju Pelabuhan Benoa.

Baca Juga  Tak Selalu Karena Rematik, Sakit Lutut Bisa Mengarah ke Sakit Lain

Pada pukul 07.55 Wita, tim SAR gabungan berhasil sandar kembali di Pelabuhan Benoa. Jenasah ZHANG WENLI (47) kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Prof Ngoerah Sanglah menggunakan ambulans jenasah untuk penanganan lebih lanjut.

Selama proses evakuasi, berbagai unsur SAR terlibat, antara lain Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Lanal Denpasar, Dit Polair Polda Bali, Polsek KP3 Benoa, KSOP Benoa, VTS Benoa, Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Kantor Bantu Bea Cukai Benoa, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar – Pos Pelabuhan Laut Benoa, serta agen kapal PT. Benoa Trans Cakrawala Perkasa. Sinergi lintas instansi ini memastikan proses evakuasi berjalan aman, cepat, dan sesuai prosedur.(*)

Baca Juga  Gercep Bantu Korban Banjir di Bali
Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru