Monday, August 24, 2026
HomeBALIBadungBupati Badung Soroti Kemacetan Canggu, Jalur Alternatif 4,7 Km Dikebut

Bupati Badung Soroti Kemacetan Canggu, Jalur Alternatif 4,7 Km Dikebut

Badung, warnaberita com – Pertumbuhan pariwisata yang pesat di Canggu membawa tantangan baru. Kemacetan yang semakin padat kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung karena berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat sekaligus kenyamanan wisatawan.

Persoalan tersebut disoroti Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri rangkaian Pekan Olahraga dan Seni Desa (Porsenides) Desa Canggu 2026 di Lapangan Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (22/8/2026). Selain menyaksikan kegiatan olahraga, Bupati juga menikmati pementasan fragmen tari “Ki Begawan Canggu” yang mengangkat sejarah dan asal-usul Desa Canggu.

BupatiAdi Arnawa mengapresiasi pementasan tersebut sebagai bagian penting dalam menjaga identitas budaya di tengah perkembangan pariwisata. Menurutnya, kekuatan destinasi tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga kemampuan masyarakat mempertahankan nilai dan sejarah lokal.

Baca Juga  Datangi Rumah Jabatan Bupati, Kajari Badung Langsung Bahas Pengawalan Proyek Infrastruktur

“Fragmen tari ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi menjadi medium untuk menjaga memori kolektif, nilai budaya, dan jati diri masyarakat. Ketika sejarah dan budaya dikemas secara kreatif, desa dapat memperkuat daya saing destinasi dan menghadirkan pengalaman wisata yang autentik,” kata Bupati Adi Arnawa.

Namun, di balik geliat pariwisata Canggu, Bupati Adi Arnawa menilai persoalan kemacetan Canggu dan tekanan terhadap kapasitas infrastruktur transportasi harus segera ditangani. Kondisi tersebut terutama terasa di kawasan Canggu dan Tibubeneng yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisata.

Ia mengingatkan, kemacetan yang tidak ditangani dapat menurunkan kenyamanan wisatawan dan pada akhirnya memengaruhi daya saing destinasi pariwisata.

Pemkab Badung kini menyiapkan solusi melalui pembangunan jalur konektivitas alternatif yang menghubungkan Canggu-Berawa-Banjar Umalas-Seminyak-Kedampang hingga Teuku Umar Barat. Ruas tersebut memiliki total panjang sekitar 4,7 kilometer.

Baca Juga  Rekayasa Lalin di Kerobokan Kelod Efektif Kurangi Waktu Tempuh

“Untuk tahap awal 2026, kami berharap ruas sepanjang 4,7 kilometer ini dapat diselesaikan pada akhir Desember nanti. Infrastruktur ini diharapkan mampu mendistribusikan arus lalu lintas secara optimal dan memecah konsentrasi kendaraan di Canggu serta Tibubeneng,” jelasnya.

Pemkab Badung juga menyiapkan langkah jangka panjang melalui pembangunan jalan pintas atau shortcut dari kawasan Gatot Subroto Barat. Proyek tersebut diproyeksikan masuk dalam rencana pembangunan tahun anggaran 2027–2028.

“Jangan sampai destinasi yang sangat diminati justru menghadapi kejenuhan akibat persoalan mobilitas. Kekuatan pariwisata Bali bukan hanya soal fasilitas dan keindahan alam, tetapi juga kemampuan masyarakat menjaga dan mengembangkan identitas budayanya,” tegas Bupati Adi Arnawa.

Baca Juga  Calonarang “Geseng Waringin” Badung Hipnotis Penonton PKB 2026

Selain membahas budaya dan infrastruktur, Porsenides Desa Canggu 2026 juga menjadi momentum apresiasi terhadap prestasi olahraga masyarakat. Bupati menyerahkan hadiah kepada para pemenang turnamen bola voli.

Tim Porba Banjar Babakan berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati Macan Canggu, sedangkan Putra Roket Banjar Tegal Gundul meraih juara ketiga.

Kehadiran Bupati bersama jajaran pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat menegaskan bahwa pengembangan Canggu tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga penguatan budaya serta keterlibatan masyarakat. Dengan konektivitas yang lebih baik dan identitas budaya yang tetap terjaga, Canggu diharapkan mampu mempertahankan daya tariknya sebagai destinasi wisata tanpa mengorbankan kenyamanan warga maupun wisatawan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular