Tuesday, September 22, 2026
HomeBALIBadungBunda PAUD Badung Buka Bimtek PAUD HI, Dorong 8 Indikator Layanan Diterapkan...

Bunda PAUD Badung Buka Bimtek PAUD HI, Dorong 8 Indikator Layanan Diterapkan di Satuan Pendidikan

Badung, warnaberita.com – Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pemenuhan 8 Indikator Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI), di SPNF SKB, Jalan Raya Kerobokan, Kuta Utara, Senin (21/9/2026).

Bimtek yang berlangsung selama dua hari tersebut melibatkan 90 pendidik PAUD dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Badung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan anak usia dini agar tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga memperhatikan kebutuhan anak secara menyeluruh.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung. Hadir pula sejumlah pimpinan perangkat daerah lintas sektor, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perlindungan Anak, Disdukcapil, PMD, Polres Badung, Bappeda, serta BPKAD.

Baca Juga  Presensi Wajah ASN Badung Terus Dimatangkan, Versi iOS Masih Tunggu Verifikasi Apple

Dalam arahannya, Nyonya Rasniathi menegaskan bahwa PAUD memiliki posisi penting sebagai fondasi pembangunan kualitas sumber daya manusia. Pada masa emas pertumbuhan anak, pemenuhan kebutuhan tidak dapat hanya bertumpu pada pendidikan.

Aspek kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan hingga perkembangan emosional juga perlu mendapat perhatian secara terpadu.

“Pendidikan anak usia dini adalah fondasi paling penting dalam membangun masa depan bangsa. Melalui pendekatan Holistik Integratif, kami memastikan setiap anak mendapat perhatian yang utuh, sehingga dapat tumbuh optimal dan siap melangkah menuju masa depan yang cerah,” ujarnya.

Bimtek tersebut secara khusus membahas pemenuhan delapan indikator layanan esensial PAUD HI yang dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan di masing-masing satuan pendidikan.

Baca Juga  Bukan Sekadar Hadir! Wabup Badung Ungkap Komitmen Besar Jaga Adat dan Budaya Bali

Delapan indikator itu meliputi pelaksanaan kelas orang tua, pemantauan pertumbuhan fisik anak, deteksi dini kebutuhan khusus, koordinasi dengan Puskesmas atau Posyandu, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemberian makanan tambahan bergizi, pemantauan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) anak, serta penyediaan sanitasi dan air bersih.

Pemkab Badung mendorong agar materi yang diperoleh para peserta tidak berhenti pada pemenuhan administrasi. Para pendidik diharapkan mampu menerapkan indikator PAUD HI dalam aktivitas dan pelayanan sehari-hari di lembaga masing-masing.

Penerapan pendekatan tersebut juga membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, keterlibatan perangkat daerah terkait menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan anak dapat ditangani secara terpadu.

Baca Juga  The Suaka Baliaga Dukung Kreativitas Anak Bali

Dengan semangat “Satu Anak, Satu Layanan Terpadu, Satu Komitmen”, Pemkab Badung berharap seluruh anak memperoleh layanan yang mendukung tumbuh kembang secara optimal. Anak-anak diharapkan tumbuh sehat, cerdas, terlindungi, sekaligus mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan sejak usia dini.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular