Tuesday, September 22, 2026
HomeBALITabananBunda Rai Sosialisasikan Posyandu 6 SPM, Tinjau Persiapan Telajakan dan PSBS di...

Bunda Rai Sosialisasikan Posyandu 6 SPM, Tinjau Persiapan Telajakan dan PSBS di Tabanan

Tabanan, warnaberita.com – Dari kader Posyandu hingga siswa sekolah, upaya membangun masyarakat yang sehat dan peduli lingkungan terus diperkuat di Tabanan. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, turun langsung melihat pelaksanaan program sekaligus mengecek persiapan lomba Telajakan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber (PSBS), Senin (21/9/2026).

Roadshow Bunda Rai menyasar sejumlah lokasi di Kecamatan Kerambitan hingga Selemadeg Timur. Kegiatan diawali dengan pembinaan dan sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Banjar Wani, Kerambitan. Setelah itu, Bunda Rai meninjau persiapan Lomba Telajakan di Banjar Dauh Pangkung, Desa Tista, Kerambitan, sebelum melanjutkan kunjungan ke SD Negeri 1 Mambang, Selemadeg Timur.

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah terkait, jajaran Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, perbekel, serta pengurus Posyandu Kecamatan Kerambitan dan Desa Tista.

Setibanya di Banjar Wani, Bunda Rai mendapat sambutan dari kelompok senam lansia. Ia kemudian mengecek penerapan Posyandu 6 SPM sekaligus melihat langsung kinerja para kader.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Buka Lokasabha VI Pratisentana Bendesa Manik Mas Tabanan

Bunda Rai memastikan setiap kader memiliki surat keputusan (SK) serta memahami tugas dan tanggung jawabnya. Posyandu 6 SPM di Banjar Wani sendiri telah mulai diterapkan sejak Januari 2026.

Menurut Bunda Rai, Posyandu kini memiliki peran lebih luas sebagai wadah masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan pelayanan dasar. Tidak hanya kesehatan, tetapi juga mencakup lima bidang pelayanan dasar lainnya.

“Saya selaku Tim Pembina Posyandu Kabupaten memberikan sosialisasi dan mengharapkan semua di sini sudah menerapkan 6 SPM. Kebetulan di Banjar Wani ini sudah diterapkan mulai Januari 2026,” ujarnya.

Ia mendorong masyarakat memanfaatkan kader Posyandu sebagai pintu awal untuk menyampaikan kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi. Selanjutnya, kader dapat berkoordinasi dengan perbekel dan perangkat daerah terkait untuk mencari solusi.

Bunda Rai juga menekankan pentingnya sosialisasi secara berkelanjutan agar masyarakat memahami fungsi Posyandu 6 SPM.

“Sosialisasi harus dilakukan kepada masyarakat secara terus-menerus. Nanti kader bisa memberikan edukasi dan mencatat permasalahan agar bisa mencarikan jalan keluar yang tepat. Kita harus selalu bersinergi, berkoordinasi dan bekerja sama agar program bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Sampaikan Empat Ranperda Strategis

Dari Banjar Wani, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Tista. Bunda Rai meninjau langsung persiapan Lomba Telajakan di Banjar Dauh Pangkung.

Sejumlah tanaman ditata warga untuk mempercantik lingkungan, mulai dari bunga kamboja, bougenville, sandat, kacang tanah hingga tanaman lainnya. Peninjauan juga mencakup rumah warga yang menjadi rumah percontohan.

Bunda Rai melihat pemanfaatan pekarangan melalui tanaman obat keluarga (TOGA), warung hidup, lumbung hidup, sayuran, buah-buahan hingga pemeliharaan ayam. Ia mengapresiasi kreativitas warga dalam mengoptimalkan lahan di sekitar rumah agar memberikan manfaat bagi keluarga.

Roadshow kemudian berlanjut ke SD Negeri 1 Mambang, Selemadeg Timur. Sekolah tersebut merupakan juara pada tahun sebelumnya dalam pengelolaan sampah melalui program PSBS.

Bunda Rai melihat langsung sejumlah inovasi yang dikembangkan sekolah. Di antaranya pemanfaatan ecobrick sebagai pagar taman, ruang khusus pembuatan maggot, serta teba modern yang telah digunakan dan bahkan memasuki tahap panen.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Pimpin Persembahyangan Bersama

Sekolah juga menyiapkan berbagai poster edukasi tentang sampah, tanaman sayuran dan buah, serta kolam lele berbahan terpal.

Melihat berbagai inovasi tersebut, Bunda Rai memberikan apresiasi kepada pihak sekolah.

“Ini merupakan inovasi yang luar biasa dan harus terus dikembangkan,” ujarnya.

Meski mengapresiasi kreativitas siswa, Bunda Rai meminta hasil karya tersebut ditata secara baik agar tetap memberikan nilai edukasi sekaligus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah.

“Karya-karya anak-anak ini sangat luar biasa, tetapi harus ditata dengan baik agar lingkungan sekolah tetap terlihat rapi, bersih dan indah,” ungkapnya.

Kegiatan roadshow tersebut menjadi bagian dari upaya Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Penerapan Posyandu 6 SPM, pemanfaatan pekarangan dan pengelolaan sampah berbasis sumber terus didorong sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kepedulian terhadap lingkungan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular