Thursday, October 29, 2026
HomeBALIGianyarSosialisasi Wajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah di Kecamatan Ubud. Dihadiri Bunda PAUD...

Sosialisasi Wajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah di Kecamatan Ubud. Dihadiri Bunda PAUD Gianyar

Gianyar,Warnaberita.com-Bunda PAUD Gianyar menghadiri Sosialisasi Wajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah di Kecamatan Ubud, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pendidikan Karakter bagi Orang Tua Peserta Didik di TK Negeri Hindu Widya Craya Ubud, Kamis (29/10).

Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung secara maraton di tujuh kecamatan se-Kabupaten Gianyar. Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah merupakan kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Acara diawali dengan penampilan anak-anak TK Negeri Hindu Widya Craya Ubud yang membawakan gerak dan lagu Bunda PAUD Gianyar mendukung wajar 1 tahun prasekolah . Dilanjutkan dengan Pemberian makanan Tambahan (PMT) dan komik 7 kebiasaan anak indonesia hebat. Gerak dan lagu Bunda PAUD Gianyar mendukung wajar 1 tahun prasekolah dan komik 7 kebiasaan anak indonesia hebat tersebut merupakan ciptaan Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Dr. Surya Adnyani Mahayastra yang sudah memiliki Surat Pencatatan Ciptaan dari Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum Republik Indonesia.

Bunda PAUD Kabupaten Gianyar Dr. Surya Adnyani Mahayastra menyampaikan, masa pendidikan prasekolah penting untuk mengembangkan bahasa, kemampuan berpikir, kemandirian, keterampilan sosial, karakter, dan kesiapan belajar melalui pengalaman yang menyenangkan serta sesuai tahap perkembangan anak. Keberhasilan program tersebut memerlukan dukungan bersama. Dukungan pemerintah daerah diwujudkan melalui pembangunan dan peningkatan sarana prasarana PAUD. Berbagai fasilitas, seperti ruang kelas, taman, pagar, area bermain, dan sarana pendukung lainnya, menjadi bagian dari upaya menyediakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Gianyar juga telah mengupayakan program Seragam Gratis (SERGAP) bagi anak-anak yang bersekolah di PAUD negeri.

Baca Juga  Kota Gianyar di Usianya yang ke-255, Perkuat Seni Budaya sebagai Warisan Luhur

“Program ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga dan mendorong partisipasi anak dalam layanan PAUD,” ujarnya.

Lebih lanjut Dr. Surya Adnyani menjelaskan bahwa kebutuhan anak harus dipenuhi secara menyeluruh. Pendidikan perlu berjalan beriringan dengan kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan, dan kesejahteraan anak. Karena itu, satuan PAUD tidak dapat bekerja sendiri. Koordinasi lintas sektor dan dukungan lingkungan sekitar sangat diperlukan agar layanan bagi anak lebih mudah dijangkau, berkesinambungan, inklusif, dan berkualitas.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap anak di Kabupaten Gianyar tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk bersekolah, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang berkualitas, tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan aman, serta mendapatkan kasih sayang dan pendampingan yang cukup dari keluarga,” tegasnya.

Baca Juga  Lomba Bibit Sapi Bali Jantan dan Betina untuk Tingkatkan Mutu Genetik dan Keberlanjutan Populasi

Dr. Surya Adnyani Mahayastra berharap pertemuan hari ini membawa manfaat, memperkuat sinergi, dan bersama-sama mewujudkan PAUD berkualitas, anak-anak yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter, serta memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi generasi emas Indonesia.

Ketua Panitia I Wayan Mawa yang juga selaku Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar menjelaskan, kegiatan Sosialisasi Wajar dan Pendidikan Karakter bagi Orang Tua Peserta Didik bertujuan memperkuat sinergi antara guru dan orang tua dalam menanamkan lima nilai utama Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), yakni religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong, dan integritas. 

“Pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua di rumah. Sinergi yang baik antara guru dan orang tua sangat penting agar nilai-nilai karakter dapat tertanam secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari anak,” jelasnya.

Baca Juga  Tari Janger “Tegal Suci” Disambut Antusias Ribuan Penonton Pekan Budaya Gianyar

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mendukung implementasi Program Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup satu tahun pendidikan prasekolah dan 12 tahun pendidikan dasar hingga menengah. Selain itu, perhatian terhadap anak pada masa golden age perlu diperkuat melalui pemberian stimulasi yang optimal pada aspek fisik, mental, emosional, sosial, kognitif, dan bahasa. 

“Anak diharapkan memiliki fondasi tumbuh kembang yang kuat serta kesiapan yang menyeluruh untuk memasuki jenjang Sekolah Dasar ,” pungkasnya.

Narasumber kegiatan tersebut diisi oleh Ni Made Budi Marettini, S,Pd.,M.Pd dari BPMP Provinsi Bali dan Ni Putu Arika Mulyasanti Pande, S.Psi.,M.Psi.,Psikolog dari Psikolog Yayasan Pendidikan Putra Ika Santhi. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular