Tuesday, November 3, 2026
HomeBALIBadungWHDI Badung Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, 40 Pengurus Desa dan Kelurahan...

WHDI Badung Perkuat Organisasi hingga Akar Rumput, 40 Pengurus Desa dan Kelurahan Dilantik

Badung, warnaberita.com – Memperkuat organisasi tidak cukup hanya dengan membangun kepengurusan di tingkat kabupaten. Pergerakan nyata justru harus tumbuh hingga desa dan kelurahan. Semangat inilah yang dibawa Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Badung, Nyonya Yunita Alit Sucipta, saat menghadiri maraton pelantikan pengurus WHDI di Kecamatan Mengwi, Abiansemal, dan Petang, Selasa (3/11/2026).

Pelantikan serentak di tiga kecamatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus menyelaraskan program kerja WHDI dari tingkat kabupaten hingga akar rumput. Seluruh pengurus yang dilantik akan mengemban masa bakti 2026–2031.

Rangkaian kegiatan dimulai di Kecamatan Mengwi dengan pelantikan ketua pengurus WHDI tingkat desa dan kelurahan yang mencakup 15 desa dan 5 kelurahan. Prosesi dipimpin Ketua WHDI Kecamatan Mengwi, Nyonya Ni Made Suarti, serta disaksikan jajaran pengurus WHDI Kabupaten Badung, Sekretaris Camat Mengwi Ida Bagus Suryana, para perbekel dan lurah, serta Bendesa Adat Mengwitani dan Kekeran.

Baca Juga  Rangkap Dua Jabatan, Rasniathi Adi Arnawa Siap Perkuat Adat dan Budaya Badung

Agenda berlanjut ke Kecamatan Abiansemal. Sebanyak 18 desa masuk dalam kepengurusan WHDI yang dilantik oleh Ketua WHDI Kecamatan Abiansemal, dr. Luh Putu Ita Taman Niari. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Abiansemal Wayan Bagiarta Gunawan, perwakilan Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, para perbekel, dan Bendesa Adat Punggul.

Maraton pelantikan kemudian ditutup di Kecamatan Petang dengan pengukuhan pengurus WHDI tingkat desa yang mencakup tujuh desa. Prosesi dipimpin Ketua WHDI Kecamatan Petang, Nyonya Ni Luh Winda Candra Kumala, serta dihadiri Camat Petang Anak Agung Ngurah Darma Putra dan unsur pemerintah desa serta adat setempat.

Baca Juga  Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

Dalam arahannya, Yunita Alit Sucipta mengingatkan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial. Jabatan yang diterima para pengurus merupakan amanah dan tanggung jawab untuk memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Pelantikan di tingkat desa dan kelurahan ini kita laksanakan agar kita tertib secara organisasi dan tertib secara pergerakan. Dengan demikian, pengurus dan kegiatan di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan dapat berjalan harmoni, selaras, dan sejalan,” ujarnya.

Ia juga mendorong para ketua dan pengurus yang baru dilantik agar aktif menjalankan kegiatan sosial, kemasyarakatan, dan keagamaan di wilayah masing-masing. Yunita berharap setiap kepengurusan mampu menyusun program rutin setiap bulan sehingga keberadaan WHDI benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca Juga  Wabup Badung Ikut Tradisi Metimpugan Tipat Bantal di Padang Luwih

“WHDI merupakan satu-satunya organisasi wanita berbasis Hindu yang kita miliki. Oleh karena itu, saya berharap Ibu-ibu sekalian setelah pelantikan ini dapat terus bergerak dan berperan aktif melalui kegiatan-kegiatan rutin yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Yunita Alit Sucipta.

Melalui penguatan kepengurusan di tiga kecamatan ini, WHDI Badung diharapkan semakin solid, tertib secara organisasi, serta konsisten menjalankan peran perempuan Hindu dalam kehidupan sosial dan keagamaan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular