Badung, warnaberita.com – Budidaya ikan lele tak hanya menjanjikan peluang usaha, tetapi juga berpotensi menjadi solusi untuk memperkuat ekonomi keluarga sekaligus memenuhi kebutuhan gizi anak. Melalui program Kampung Lele di Desa Darmasaba, Pemerintah Kabupaten Badung mendorong masyarakat mengembangkan potensi lokal secara produktif dan berkelanjutan.
Program yang dikembangkan Dinas Perikanan Kabupaten Badung ini disinergikan dengan Berlian (Beternak Lele untuk Kemandirian dan Nutrisi Anak). Inisiatif tersebut menggabungkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan upaya mendukung pemenuhan gizi anak.
Dukungan nyata diberikan melalui penyerahan bantuan sarana budidaya ikan lele kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Utama di Banjar Menesa, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (20/10/2026). Bantuan diserahkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.
Dalam arahannya, Rasniathi menegaskan bahwa budidaya lele memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas usaha dan kesejahteraan keluarga.
“Melalui bantuan sarana budidaya ikan lele ini, kami berharap kelompok pembudidaya dapat semakin produktif dan mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Potensi lokal yang dimiliki desa perlu terus dioptimalkan agar dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi Pemkab Badung, Pemerintah Desa Darmasaba, dan Pokdakan dalam mengembangkan Kampung Lele yang terintegrasi dengan program Berlian.
“Program Berlian tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui usaha budidaya ikan lele, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak. Kami berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi contoh pemanfaatan potensi desa yang produktif,” tambahnya.
Sementara itu, Perbekel Darmasaba Ida Bagus Surya Prabhawa Manuaba menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah. Menurutnya, bantuan tersebut membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekaligus mendorong perkembangan usaha budidaya lele di desa.
Pembudidaya setempat juga berinovasi dengan memanfaatkan limbah daging yang tidak terpakai sebagai bahan pakan mandiri. Langkah ini dilakukan untuk menekan biaya produksi sehingga usaha dapat berjalan lebih efisien.
Ke depan, pihak desa berharap pemerintah turut mendukung penyediaan peralatan pembuatan pakan serta memperkuat koordinasi dengan sektor koperasi dan perindustrian. Dengan demikian, pengembangan Kampung Lele tidak berhenti pada kegiatan budidaya, tetapi mencakup seluruh rantai usaha, mulai dari produksi, pascapanen, hingga pemasaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perikanan Badung Nyoman Suardana, pengurus TP PKK Kabupaten Badung, perwakilan Kecamatan Abiansemal, TP PKK dan kader Posyandu Desa Darmasaba, serta jajaran terkait lainnya.
Melalui Kampung Lele dan program BERLIAN, Badung mendorong potensi perikanan budidaya menjadi sumber penghasilan masyarakat sekaligus mendukung pemenuhan gizi anak secara berkelanjutan.(*)
