Tuesday, October 20, 2026
HomeBERITA TERKINITransNusa Buka Rute Bali–Melbourne, Terbang 7 Kali Sepekan

TransNusa Buka Rute Bali–Melbourne, Terbang 7 Kali Sepekan

Badung, warnaberita.com – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali memperkuat konektivitas penerbangan internasional melalui pembukaan rute baru TransNusa yang menghubungkan Bali (DPS) dan Melbourne (MEL).

Penerbangan perdana atau inaugural flight tersebut berlangsung pada Senin (19/10/2026). TransNusa melayani rute Bali–Melbourne dengan nomor penerbangan 8B018 yang lepas landas pukul 20.33 WITA dengan membawa 139 penumpang. Sementara itu, penerbangan dari Melbourne menuju Bali dengan nomor 8B019 tiba pada Selasa (20/10) pukul 10.10 WITA dengan mengangkut 86 penumpang.

TransNusa menjadwalkan penerbangan rute Bali–Melbourne pulang-pergi sebanyak tujuh kali dalam sepekan.

General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, mengapresiasi pembukaan rute tersebut. Menurutnya, Melbourne memiliki potensi besar dalam memperkuat posisi Bali sebagai pintu gerbang pariwisata internasional Indonesia.

Baca Juga  15,5 Juta Penumpang Lewat Ngurah Rai hingga Agustus 2026, Ini Rute Penerbangan yang Paling Padat

“Kami ucapkan selamat atas penerbangan perdana TransNusa rute Bali – Melbourne pp. Kami melihat adanya potensi besar pada rute ini untuk memperkuat posisi Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai hub pariwisata Indonesia, mengingat Melbourne merupakan salah satu dari 5 teratas rute internasional dengan rata-rata jumlah penumpang dan rataan load factor tertinggi,” jelas Nugroho Jati.

Dengan bergabungnya TransNusa, kini terdapat tujuh maskapai yang melayani rute Melbourne dari Bali, yakni Jetstar, Virgin Australia, Garuda Indonesia, Batik Air Malaysia, Qantas, Indonesia AirAsia, dan TransNusa.

Rute Melbourne juga melengkapi jaringan penerbangan internasional TransNusa dari Bali yang sebelumnya mencakup Perth, Singapura, Guangzhou, dan Phuket.

Baca Juga  Sains dan Teknologi Jadi 'Senjata Perjuangan Bangsa'

“Kami berharap terbukanya rute ini dapat semakin mempermudah akses antar destinasi dan menambah opsi perjalanan ke Australia bagi pengguna jasa bandara, khususnya di Pulau Bali,” tambah Nugroho Jati.

Hingga akhir September 2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melayani 63 rute penerbangan yang dioperasikan 50 maskapai. Jaringan tersebut terdiri atas 22 rute domestik dan 41 rute internasional yang menghubungkan Bali dengan 16 negara.

Australia masih menjadi pasar utama pariwisata Bali. Hingga akhir September, jumlah kunjungan wisatawan Australia mencapai 1,3 juta orang atau sekitar 25 persen dari total kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali.

“Bertambahnya maskapai yang melayani rute Melbourne dari Bali ini juga diharapkan akan menambah jumlah kunjungan wisatawan asal Australia ke Bali. Hingga akhir September, tercatat wisatawan Australia menempati urutan pertama jumlah kunjungan ke Bali, mencapai 1,3 juta wisatawan atau mencakup hingga 25% dari total kedatangan wisatawan mancanegara ke Bali,” ujar Nugroho Jati melanjutkan.

Baca Juga  Bandara Ngurah Rai Siapkan 3 Skenario Darurat, Ada Simulasi Kecelakaan Pesawat

Ia menegaskan, pengelola bandara akan terus memperluas konektivitas penerbangan melalui pembukaan rute baru dan penambahan frekuensi penerbangan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan sepenuh hati kepada para pengguna jasa bandara, salah satunya dengan aktivasi rute-rute baru dan penambahan frekuensi penerbangan. Kami senantiasa berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait unuk menambah konektivitas di Pulau Bali,” pungkas Nugroho Jati.

Pembukaan rute Bali–Melbourne oleh TransNusa diharapkan memperluas pilihan perjalanan masyarakat, memperkuat hubungan udara Indonesia–Australia, serta mendukung pertumbuhan pariwisata Bali.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular