Friday, April 17, 2026
HomeBALIDenpasarPemkot Denpasar Jalin Kemitraan UMKM Lewat "Matchmaking" Usaha

Pemkot Denpasar Jalin Kemitraan UMKM Lewat “Matchmaking” Usaha

Denpasar, warnaberita.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kembali menggelar kegiatan Temu Usaha atau Matchmaking antara pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pelaku usaha besar.

Kegiatan berlangsung di Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Denpasar pada Selasa (22/7/25).

Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, hadir mewakili Wali Kota Denpasar dan secara resmi membuka acara dengan pemukulan gong. Turut mendampingi Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Dr. Ida Bagus Alit Adhi Merta, Sekretaris DPMPTSP I Komang Audi Brawijaya, dan sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Alit Wiradana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber. Ia menekankan pentingnya kolaborasi sebagai kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Pemkot Denpasar Dorong OPD Bangun Teba Modern

“Kegiatan ini bukan hanya sebagai forum pertemuan antar pelaku usaha, tetapi juga bagian dari strategi promosi dan fasilitasi penanaman modal yang diharapkan mampu memperkuat jaringan usaha, mendorong kemitraan, serta meningkatkan akses pasar dan kapasitas produksi secara berkelanjutan,” ujarnya.

Wali Kota juga menyoroti keterbatasan lahan Kota Denpasar yang justru menjadi pemicu untuk memaksimalkan potensi kreatif dan produktivitas sumber daya manusia. Pemerintah pun menempatkan pemberdayaan UMKM sebagai prioritas dalam pembangunan ekonomi lokal, sejalan dengan kebijakan nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2012 tentang Rencana Umum Penanaman Modal.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong inovasi dalam pelayanan publik demi mewujudkan perizinan yang cepat, murah, transparan, dan akuntabel. Langkah ini penting dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif dan mempercepat investasi daerah.

Baca Juga  Posyandu Didorong Berperan Aktif Mendata Kebutuhan Masyarakat di Desa

“Saya memandang kegiatan matchmaking ini sebagai strategi aliansi yang tepat agar UMKM bisa naik kelas, menembus pasar yang lebih luas, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPMPTSP I Komang Audi Brawijaya melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 50 pelaku usaha dari berbagai sektor. Mereka difasilitasi untuk menjalin kemitraan langsung dengan ritel besar seperti Bintang Supermarket, Pepito Supermarket, dan pusat oleh-oleh Karang Kurnia.

Forum ini juga menghadirkan lima narasumber yang membagikan pengalaman dan strategi bisnis kepada peserta. Mereka adalah perwakilan Krisna Oleh-Oleh, Stenyvia Dewi Putri dari Bintang Supermarket, manajemen Pepito Supermarket Gatot Subroto Denpasar, Komang Bayu Baruna dari Bank BPD Bali, serta motivator pengembangan UMKM Paulus Suwardi.

Baca Juga  Pasar Badung dan Kumbasari segera Beroperasi Kembali

“Melalui sinergi dan kolaborasi antara UMKM dan pelaku usaha besar, kami berharap tercipta kemitraan yang berkelanjutan yang mampu membuka akses pasar, meningkatkan kapasitas produksi, serta menciptakan lapangan kerja baru,” ujar perwakilan panitia dalam sambutannya.

Dengan forum ini, Pemerintah Kota Denpasar membuktikan komitmennya dalam mendorong kemandirian UMKM melalui sinergi nyata, bukan sekadar wacana.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru