Monday, April 27, 2026
HomeBALIBulelengTenun Lokal Disulap Jadi Busana Modern

Ethnoglam di Buleleng Festival 2025

Tenun Lokal Disulap Jadi Busana Modern

Buleleng, warnaberita.com – Serangkaian acara Buleleng Festival 2025 kembali menghadirkan suguhan berbeda melalui Fashion Show bertema Ethnoglam.

Ajang ini digelar oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Buleleng di panggung Singa Ambara Raja pada Jumat (22/8/25) malam. Dengan menggabungkan kearifan lokal Buleleng melalui tenun dan topeng tradisional, pertunjukan busana ini tampil modern sekaligus fungsional.

Acara ini mendapat perhatian khusus karena turut disaksikan langsung oleh Bupati Buleleng beserta jajaran pemerintah daerah. Pertunjukan busana tersebut bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga simbol kebanggaan budaya yang diolah menjadi karya kreatif bernilai estetika, sekaligus praktis digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Kota Gianyar di Usianya yang ke-255, Perkuat Seni Budaya sebagai Warisan Luhur

“Tema Ethnoglam adalah gabungan antara spirit lokal dan budaya, lalu dihubungkan dengan pemanfaatannya yang lebih fungsional hari ini. Kami tampilkan Endek Wastra Buleleng yang menggambarkan spirit lokal dengan fungsi kekinian bagi masyarakat Bali,” jelas Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Buleleng, Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si.

Fashion show ini diikuti sekitar 55 peserta, terdiri dari 29 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta 30 peserta dari BUMN, BUMD, Camat, hingga Kabag. Para peserta tampil berpasangan dengan pimpinan SKPD masing-masing, memperagakan busana berbahan tenun Buleleng yang dipadukan dengan topeng khas daerah. Penilaian juri difokuskan pada keaslian bahan, kreativitas desain, serta performa di panggung.

Baca Juga  Buleleng Perkuat Komitmen Tekan Stunting

Dewa Made Sudiarta menambahkan, “Melalui Ethnoglam, kita ingin menumbuhkan kebanggaan memakai produk lokal, terutama tenun asli Buleleng. Bila dirangkai dan didesain dengan cerdas, tenun ini tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga fungsional. Harapannya, acara ini menggairahkan kembali semangat kerajinan tenun, meningkatkan omset pelaku UMKM, serta memperkuat kebanggaan masyarakat terhadap karya lokal.”

Antusiasme masyarakat tampak jelas. Salah satunya diungkapkan Komang Damar, warga Buleleng yang menyaksikan langsung jalannya pertunjukan.
“Saya terkesan bagaimana tradisi Buleleng bisa disulap jadi karya yang modern dan elegan. Topeng dan tenun yang biasanya kita lihat di upacara adat, kini tampil fashionable di panggung. Rasanya bangga sekali melihat budaya kita dibawa ke level baru,” ujarnya.

Baca Juga  Buleleng Festival 2025 Hadir Lagi

Selain sebagai bagian dari rangkaian festival, fashion show ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap arahan Bupati Buleleng dan Ketua Dekranasda Kabupaten Buleleng. Tujuannya jelas: agar masyarakat semakin mencintai dan menggunakan produk lokal. Dengan beragam motif tenun yang terus dikembangkan, acara ini diharapkan mampu menggeliatkan industri kerajinan Buleleng sekaligus membuka ruang baru bagi kreativitas lokal untuk menembus pasar yang lebih luas.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru