Tabanan, warnaberita.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola pengadaan barang dan jasa.
Dalam penilaian final Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) Tahun 2025 yang diumumkan pada Jumat (23/1/25), Kabupaten Tabanan melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Tabanan berhasil meraih nilai 95,24 dan masuk dalam kategori sangat baik. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Tabanan dalam mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Indeks Tata Kelola Pengadaan merupakan instrumen penting dalam reformasi birokrasi yang mengukur profesionalisme, efisiensi, transparansi, serta akuntabilitas pengadaan barang dan jasa pemerintah. Penilaian ini dilaksanakan berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) guna mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih dan berkinerja tinggi.
Raihan nilai tinggi tersebut mencerminkan semakin optimal dan terukurnya kualitas tata kelola pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari Bupati Tabanan sebagai hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan kinerja, integritas, serta kualitas pelayanan publik di bidang pengadaan.
Bupati Tabanan, Sanjaya, menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat reformasi birokrasi, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta mendorong digitalisasi sistem pengadaan. Menurutnya, capaian ini harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan menjaga integritas.
“Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus berinovasi, menjaga integritas, dan memastikan proses pengadaan berjalan efektif, efisien, serta akuntabel,” tegasnya.
Selain itu, Pemkab Tabanan juga berkomitmen mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut melalui penguatan sistem, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta pemanfaatan teknologi digital secara berkelanjutan. Dengan langkah ini, tata kelola pengadaan di Kabupaten Tabanan diharapkan semakin modern, transparan, dan mampu mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)
