Friday, April 17, 2026
HomeBERITA TERKINIKabar Baik! Jumlah Pengungsi Bencana di Sumatra Turun Drastis Jadi Segini

Kabar Baik! Jumlah Pengungsi Bencana di Sumatra Turun Drastis Jadi Segini

Jakarta, Warnaberita.com – Kabar baik! Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi di wilayah terdampak bencana telah berkurang drastis.

Pada Desember 2025 lalu, jumlah pengungsi sempat mencapai lebih dari 1 juta orang. Kini, terdapat 12.994 orang di tenda pengungsian.

“Pengungsi tadinya dua juta lebih sekarang menjadi lebih kurang 12.994 yang ada di tenda,” kata Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (18/2).

Di Sumatra Barat (Sumbar) saat ini sudah tak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Sebagian pengungsi sudah kembali ke rumahnya. Warga terdampak bencana yang rumahnya rusak sudah mendapatkan hunian sementara (huntara). Ada juga yang tinggal sementara di rumah keluarga sambil menunggu hunian tetap (huntap) dari pemerintah.

Baca Juga  Komdigi Terbitkan Surat Teguran Ketiga untuk X

“Jadi Alhamdulillah untuk Sumatra Barat kami sudah melakukan pengecekan di 16 kabupaten kota yang terdampak, tidak terdapat pengungsi di tenda,” ujar Tito.

Di Sumatra Utara (Sumut), saat ini terdapat 850 orang di tenda pengungsian di Tapanuli Tengah. Sedangkan di Aceh, terdapat 12.144 warga di tenda pengungsian, paling banyak di Aceh Utara.

Tito menjelaskan, upaya pemulihan masih terus berjalan. Beberapa daerah mendapat perhatian khusus karena dampak bencana yang begitu besar. Misalnya di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara masih banyak tumpukan kayu yang mengganggu akses jalan. Sungai mengalami sedimentasi sehingga belum dapat berfungsi normal.

Baca Juga  Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan Pelanggar Aturan Pemanfaatan Hutan di Provinsi Terdampak Bencana

Kemudian di Bener Meriah, Bireuen, Aceh Tengah perlu perbaikan sarana-sarana pendidikan. Sementara di Nagan Raya, sungai perlu dipulihkan agar dapat berfungsi optimal. Ada juga fenomena tanah amblas yang memutus jalan kabupaten di Aceh Tengah. Pemerintah terus bekerja keras untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Sumatra. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru