Tuesday, June 2, 2026
spot_img
HomeBALIBadungWabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Langsung Banjir di Jalan Dewi Sri

Wabup Bagus Alit Sucipta Tinjau Langsung Banjir di Jalan Dewi Sri

Badung, warnaberita.com – Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta melakukan pengecekan banjir di sejumlah titik wilayah Kabupaten Badung, Selasa (24/2/26). Salah satu lokasi yang ditinjau yakni banjir di Jalan Dewi Sri, Kecamatan Kuta.

Dalam pengecekan tersebut, Wabup Bagus Alit Sucipta juga sempat berkeliling menggunakan perahu karet untuk memantau kondisi banjir secara langsung. Kegiatan pemantauan ini turut didampingi Camat Kuta D. Ngurah Bhayudewa dan Lurah Legian Putu Eka Martini.

Wabup menjelaskan bahwa kawasan Jalan Dewi Sri dan sekitarnya merupakan wilayah dataran rendah. Selain itu, Tukad Mati yang seharusnya menjadi alur pembuangan air saat ini memiliki debit yang tinggi sehingga memperlambat proses surutnya genangan.

“Sesuai dengan yang saya lihat tadi, memang satu hal kendalanya adalah daerah di sini rendah. Terus pada saat kita akan buang ke Tukad Mati, di Tukad Mati ketinggian airnya sama. Jadi satu-satunya cara, dengan situasi sekarang, kita menunggu surutnya Tukad Mati sehingga bisa kita tarik,” sebutnya didampingi pula Sekretaris Camat Kuta I Made Agus Suantara dan Kepala UPTD Badung Lifeguard Kuta I Wayan Somer.

Baca Juga  Ditemukan, Saduran Lontar Sutasoma Bertahun 1855 di Gria Suksuk Sibangkaja

Wabup mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Badung sebenarnya tidak tinggal diam menyikapi banjir yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah tersebut. Berbagai langkah telah dilakukan, termasuk normalisasi alur Tukad Mati dan perbaikan sistem drainase.

“Sudah kita lihat bersama tadi, ada beberapa box culvert yang sudah siap pemasangannya. Itu terkait di Dewi Sri IV, Pandawa, dan Campuhan akan dibangun drainase untuk pembuangan ke Tukad Mati. Saya rasa itu di beberapa bulan ini sudah bisa terpasang,” sebutnya.

Ia menegaskan, pembangunan drainase tersebut bertujuan meminimalisir potensi banjir serupa pada tahun-tahun mendatang. “Jadi langkah yang kami lakukan sebagai Pemerintah Kabupaten Badung adalah menyegerakan pembangunan drainase ini. Sehingga ketika ada debit air yang tinggi, genangan bisa lebih cepat surut,” tegasnya.

Baca Juga  Lewat Karya Maligia Punggel dan Nyekah Massal di Abiansemal

Di sisi lain, mengutip laporan dari Lurah Legian, Wabup Bagus Alit Sucipta menyebut evakuasi masyarakat maupun wisatawan yang sempat terjebak banjir telah dilakukan secara gotong royong oleh berbagai pihak. Proses evakuasi melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Taruna Siaga Bencana, Badung Lifeguard, pihak kecamatan, kelurahan, serta para relawan.

“Terimakasih semuanya,” ucapnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi.

Sebagai evaluasi terhadap proses penanganan banjir, pemerintah daerah juga merencanakan pengadaan mesin untuk perahu karet. Pasalnya, saat ini pergerakan perahu karet masih mengandalkan tenaga manual.

“Menurut saya, karena ini adalah terkait situasi emergency, jadi harus kita dorong. Kita berikan semaksimal mungkin,” ucapnya.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Pimpin Korve di Pantai Munggu

Ia juga mengakui bahwa hingga saat ini genangan terparah masih terjadi di Jalan Dewi Sri dan sekitarnya. Bahkan pada pagi hari, terdapat titik genangan yang mencapai dada orang dewasa.

Usai meninjau lokasi banjir di Jalan Dewi Sri, Wabup Bagus Alit Sucipta melanjutkan pemantauan ke kawasan Seminyak, tepatnya di Jalan Kunti dan sekitarnya untuk memastikan kondisi banjir di wilayah tersebut.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru