Sunday, May 31, 2026
spot_img
HomeBALIBadungBadung Caka Fest 2026 Diserbu Ribuan Penonton, Antusiasme Warga Membludak di Puspem...

Badung Caka Fest 2026 Diserbu Ribuan Penonton, Antusiasme Warga Membludak di Puspem Badung

Badung, warnaberita.com – Pelaksanaan Badung Caka Fest 2026 yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 menjadi magnet besar bagi masyarakat. Sejak hari pertama, ribuan warga memadati kawasan Balai Budaya Giri Nata Mandala di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung untuk menyaksikan penampilan ogoh-ogoh terbaik dari berbagai desa di Gumi Keris.

Festival budaya tahunan ini menghadirkan 21 ogoh-ogoh pilihan yang merupakan karya terbaik dari tujuh zona penilaian. Setiap ogoh-ogoh menampilkan kreativitas seni, filosofi, serta kekuatan visual yang menjadi daya tarik utama bagi penonton yang datang dari berbagai wilayah di Badung maupun daerah lain di Bali.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Made Widiana, mengungkapkan antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan festival. Ribuan penonton memadati area pertunjukan hingga membuat area menonton terasa penuh.

“Penonton sudah sangat banyak sekali bahkan tempat menonton sempat terasa kurang. Tetapi kondisi tetap aman dan tertib. Penonton juga sangat kooperatif, mereka duduk tertib sehingga acara berjalan lancar,” ujar Made Widiana, Minggu (8/3/26).

Baca Juga  Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Efektif, Waktu Tempuh Turun Drastis

Memasuki hari kedua pelaksanaan festival, jumlah pengunjung meningkat signifikan. Lonjakan penonton bahkan diperkirakan mencapai dua kali lipat dibandingkan hari pertama karena bertepatan dengan malam Minggu. Pada hari terakhir, Minggu (8/3), kawasan Puspem Badung kembali dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan tujuh peserta terakhir menampilkan karya ogoh-ogoh mereka.

Widiana juga memberikan apresiasi terhadap dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pengamanan kegiatan. Berkat koordinasi lintas instansi, seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman dan tertib.

“Kami sangat mengapresiasi pengamanan penuh yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kodim 1611/Badung, Kepolisian, serta petugas keamanan internal dari lingkungan Puspem Badung. Selain itu, para peserta ogoh-ogoh juga mendapat pengawalan dari pecalang desa adat masing-masing,” terangnya.

Baca Juga  Pangelingsir Puri Mengwi Dinobatkan Ida Cokorda Mengwi XIII

Dari sisi kualitas karya, Widiana menilai seluruh ogoh-ogoh yang tampil memiliki standar yang relatif setara. Hal ini tidak terlepas dari proses seleksi panjang yang telah dilalui para peserta sebelum tampil di tingkat kabupaten.

“Lomba ogoh-ogoh ini telah melalui seleksi tingkat zona yang diikuti 597 Sekaa Teruna dan Yowana yang mendapatkan bantuan dana,” jelasnya.

Menurutnya, lomba ogoh-ogoh tahun ini juga menerapkan sejumlah aturan ketat untuk menjaga nilai budaya sekaligus memperhatikan aspek lingkungan. Pemerintah Kabupaten Badung juga mendorong keterlibatan undagi lokal dalam proses pembuatan ogoh-ogoh.

“Kami juga mendorong agar pembuatan ogoh-ogoh melibatkan undagi lokal sehingga mampu memberdayakan seniman di daerah,” terang Widiana.

Setelah seluruh peserta menampilkan karya terbaiknya di Badung Caka Fest 2026, panitia tidak langsung mengumumkan hasil penilaian lomba ogoh-ogoh utama saat festival berlangsung. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 11 Maret 2026 melalui media.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Tegaskan Penegakan Hukum Sampah di Badung

Selain menjadi panggung kreativitas seni generasi muda, festival ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Panitia menyediakan puluhan lapak bagi pelaku usaha mikro dan ekonomi kreatif. Bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DiskopUKMP) Badung, panitia menyiapkan 48 stan UMKM untuk meramaikan festival.

Tak hanya lomba ogoh-ogoh utama, Badung Caka Fest 2026 juga diramaikan berbagai kegiatan pendukung, seperti lomba ogoh-ogoh mini serta lomba foto dokumenter yang menampilkan proses pembuatan ogoh-ogoh oleh Sekaa Teruna. Lomba fotografi ini digelar bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Badung Caka Fest 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga wadah pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru