Wednesday, May 6, 2026
HomeBERITA TERKININasionalKunjungi Almamater, Mendiktisaintek Ingatkan Siswa Hormati Ortu dan Guru

Kunjungi Almamater, Mendiktisaintek Ingatkan Siswa Hormati Ortu dan Guru

Jakarta, warnaberita.com – Upaya memperkuat sinergi pendidikan menengah dan pendidikan tinggi dalam kerangka kebijakan Diktisaintek Berdampak terus dilakukan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Salah satunya melalui kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto,  ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 14 Jakarta, Selasa (5/5).


Kunjungan ini menjadi istimewa karena Brian merupakan alumni SMA Negeri 14 Jakarta (1991–1994) dan pernah menjabat sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekola (OSIS). Kehadiran Mendiktisaintek diharapkan menjadi inspirasi nyata bagi siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa.
Kepada para siswa, Brian menekankan pentingnya masa SMA sebagai fase krusial dalam pembentukan karakter dan kesiapan menghadapi masa depan.
“Masa SMA itu masa paling menentukan, masa paling menyenangkan juga, dan masa paling banyak teman-temannya, jadi adik-adik harus bisa memanfaatkan itu,” kata Brian, dikutip dari website kemdiktisaintek.go.id.

Baca Juga  Telkomsel Hadirkan Bundling iPhone 17, Cek Penawaran dan Paket yang Bisa Kalian Nikmati


Dia juga menegaskan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan, melainkan ditentukan oleh ketekunan dan semangat.
“Jangan pernah lelah mengejar keinginan dan cita-cita. Jangan pernah menyerah mengejar mimpi. Kalau kita mengejar terus, maka jalan-jalan kemudahan itu akan dibuka,” sarannya.


Brian turut membagikan perjalanan hidupnya dari keluarga sederhana hingga menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB). Pesan ini mempertegas komitmen Kemdiktisaintek dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif dan berdampak, membuka peluang seluas-luasnya bagi seluruh anak bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Brian juga menekankan pentingnya menghormati guru dan orang tua sebagai fondasi kesuksesan.

Baca Juga  TNI Rampungkan Dua Jembatan Armco di Aceh Timur, Warga Tak Lagi Terisolasi


“Bapak ibu guru ini adalah orang-orang terbaik di planet bumi. Mereka lah yang membuat saya berhasil, semua orang berhasil berkat bapak ibu guru, jangan pernah lupakan guru. Minta doa terus dari orang tua, itu adalah energi yang luar biasa,” pesan Brian.


Brian mengajak siswa untuk menjadikan belajar sebagai kebiasaan utama serta memanfaatkan peluang pendidikan tinggi yang semakin terbuka, termasuk akses beasiswa ke berbagai perguruan tinggi dunia.
“Jangan pernah berhenti untuk belajar. Belajar harus menjadi kebiasaan. Tidak ada yang menghalangi keinginan Anda sekarang, kecuali diri sendiri,” tegasnya.


Sementara itu, SMAN 14 Jakarta pada tahun 2026 berhasil mengantarkan 21 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), termasuk 11 siswa penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP). Capaian ini menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Pihak sekolah juga menekankan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata bahwa kesempatan sukses terbuka luas bagi seluruh siswa yang memiliki tekad kuat untuk meningkatkan kualitas diri.

Baca Juga  Audiensi dengan PPI Saint Petersburg, Mendiktisaintek Sampaikan Ini


Menutup arahannya, Brian mengajak seluruh siswa untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Selama kita memberi manfaat pada orang lain, itu adalah kesuksesan,” tutupnya. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru