Badung, warnaberita.com – Semangat generasi muda Badung kembali bersinar. Dua pelajar berprestasi asal Kabupaten Badung menunjukkan kesiapan penuh untuk bersaing di seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional.
Dengan bekal latihan disiplin dan dukungan berbagai pihak, keduanya optimistis mampu mengharumkan nama Bali di kancah nasional.
Momen kesiapan itu terlihat saat keduanya mengikuti kegiatan Badung Paskibra Competition di GOR Dati II Mengwi, Minggu (17/5/2026). Di sela kegiatan, salah satu perwakilan siswi, Vadeline Angelia, membagikan pengalaman selama menjalani proses seleksi yang ketat dan penuh tantangan.
Ia mengungkapkan bahwa tahapan seleksi tidak hanya menguji fisik, tetapi juga kemampuan intelektual dan pemahaman budaya.
“Yang pertama ada psikotes, kemudian ada mempelajari tari-tarian dari Bali dan sejarah-sejarah budaya dari Bali. Kemudian tentu saja kita ada belajar PBB (Peraturan Baris-Berbaris) dan tetap menjaga kebugaran tubuh supaya tetap sehat,” ujar Audrine.
Siswi kelas 10 dari JB School dengan tinggi badan 174,6 cm ini mengakui bahwa proses yang dijalani tidaklah mudah. Namun, ia tetap bertahan berkat dukungan yang terus mengalir dari lingkungan sekitarnya.
“Siap, menurut saya cukup sulit. Namun, karena berkat dukungan teman-teman, Pemerintah Kabupaten Badung, dan Kakak-Kakak PPI (Purna Paskibraka Indonesia) sekalian, saya bisa menjalaninya dengan lancar. Harapannya, mungkin saya bisa lulus di nasional dengan lancar,” tambahnya.
Semangat yang sama juga ditunjukkan oleh rekannya, I Made Dwi Sathya Kurniawan, siswa kelas 10 dari SMA Negeri 1 Kuta Utara (Sakura). Dengan tinggi badan 178,8 cm, ia menyatakan siap berjuang bersama untuk membawa nama Kabupaten Badung ke tingkat yang lebih tinggi.
Keduanya kini terus mematangkan persiapan, mulai dari peningkatan fisik, penguatan mental, hingga memperdalam wawasan kebangsaan. Langkah ini menjadi kunci penting untuk bisa lolos dalam formasi Paskibraka Nasional yang dikenal sangat kompetitif.
Dengan kerja keras dan konsistensi, dua pelajar ini diharapkan mampu menjadi representasi terbaik generasi muda Badung yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat dan cinta tanah air.(*)
