Badung, warnaberita.com – Kinerja gemilang ditorehkan PT Jasamarga Bali Tol (JBT) sepanjang 2025. Di tengah mobilitas wisata Bali yang terus meningkat, perusahaan berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan dua digit sekaligus memperkuat profitabilitas.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Ballroom Maya Sanur Resort, Denpasar, Jumat (22/5/2026), Perseroan melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 10,53 persen.
Rapat dipimpin langsung oleh Komisaris Utama PT JBT Lisye Octaviana, serta dihadiri oleh jajaran pemegang saham, mulai dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk hingga Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kabupaten Badung.
Sepanjang 2025, PT JBT membukukan total pendapatan sebesar Rp216,4 miliar, meningkat dari Rp195,8 miliar pada tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadi indikator kuat bahwa kinerja operasional perusahaan semakin efisien dan adaptif terhadap kebutuhan pengguna jalan tol, khususnya di kawasan strategis pariwisata Bali.
Tak hanya dari sisi pendapatan, Perseroan juga mencatatkan pertumbuhan EBITDA sebesar Rp157,2 miliar atau naik 15,69 persen dibandingkan tahun 2024. Capaian ini mencerminkan peningkatan profitabilitas yang ditopang strategi bisnis efektif, peningkatan layanan, serta efisiensi biaya berkelanjutan.
Dari sisi operasional, volume lalu lintas (lalin) Ruas Tol Bali Mandara juga mengalami peningkatan signifikan. Sepanjang 2025, total kendaraan yang melintas mencapai 20.278.229 unit atau tumbuh 10,67 persen secara tahunan, dengan rata-rata harian mencapai 55.863 kendaraan.
Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perseroan mengambil langkah proaktif dengan mengoperasikan tambahan dua unit Gardu Tol Otomatis (GTO) khusus Golongan I di Gerbang Tol Benoa sejak 22 Desember 2025.
Komitmen terhadap kualitas layanan juga terus diperkuat. PT JBT berhasil memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100 persen dan meraih Indeks Kepuasan Pelanggan sebesar 5,68 dari skala 6,00. Hasil ini menunjukkan tingkat kepuasan pengguna jalan yang sangat tinggi terhadap layanan tol Bali Mandara.
Dalam agenda RUPST tersebut, juga diputuskan perubahan susunan komisaris. Perseroan memberhentikan dengan hormat Saudara Kompyang Raka Swandika sebagai Komisaris perwakilan Kabupaten Badung efektif per 31 Mei 2026.
“Perseroan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas segala pengabdian yang telah dijalankan oleh yang bersangkutan selama masa jabatannya,” katanya.
Selanjutnya, RUPS mengangkat I Wayan Suweta sebagai Komisaris Perseroan yang merupakan perwakilan Pemerintah Kabupaten Badung untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal 01 Juni 2026.
Menutup RUPST, PT JBT menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemegang saham, mitra kerja, masyarakat, dan pengguna jalan. Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja berkelanjutan, memperkuat tata kelola perusahaan yang baik, serta menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi negeri.(*)
