Tabanan, warnaberita.com – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Pura Luhur Batukau, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Sabtu (20/6/2026), saat Pemerintah Kabupaten Badung melaksanakan Bhakti Penganyaran dalam rangkaian Karya Piodalan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Badung I Gst. Anom Gumanti, anggota DPRD Made Ponda Wirawan, Sekretaris Daerah Badung IB. Surya Suamba, Ketua TP PKK Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Badung.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung juga menyerahkan dana punia sebesar Rp 100 juta yang diterima langsung oleh Bendesa Adat Wangaya Gede I Ketut Sucipto sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan upacara di pura kahyangan jagat tersebut.
Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa Bhakti Penganyaran merupakan wujud sradha bhakti dan rasa syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala anugerah yang telah diberikan, baik kepada Pemerintah Kabupaten Badung maupun masyarakat Bali secara umum.
Ia berharap momentum ini membawa kerahayuan bagi seluruh jajaran pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Astungkara, apa yang kita harapkan bersama untuk Badung, Bali, dan Nusantara tetap aman dan dapat kita wujudkan secara nyata. Momentum penganyaran ini juga menjadi sarana memohon anugerah Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar kondisi pariwisata tetap baik, sehingga mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. Bagaimanapun, pariwisata merupakan kekuatan utama Bali,” ujarnya.
Sementara itu, Bendesa Adat Wangaya Gede I Ketut Sucipto menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta partisipasi Pemkab Badung dalam Bhakti Penganyaran tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan hibah dari Pemkab Badung sebesar Rp 18 miliar telah memberikan manfaat besar bagi pembangunan kawasan pura. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan fasilitas, termasuk area parkir seluas satu hektar serta akses jalan sepanjang dua kilometer yang kini telah rampung.
“Kami bersama masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung beserta jajaran atas bantuan yang sangat besar bagi pembangunan di kawasan pura,” jelasnya.
Kehadiran Pemkab Badung dalam Bhakti Penganyaran ini tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah dan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian budaya serta mendukung pembangunan berbasis kearifan lokal di Bali.(*)

