Tuesday, June 30, 2026
spot_img
HomeBALIBadungDua Wisatawan Terseret Arus di Pantai Greenbowl, Tim SAR Gabungan Sisir Laut...

Dua Wisatawan Terseret Arus di Pantai Greenbowl, Tim SAR Gabungan Sisir Laut dan Tebing

Badung, warnaberita.com – Gelombang tiba-tiba membesar di Pantai Greenbowl, dua pemuda hilang terseret arus. Tim SAR gabungan kini berpacu dengan waktu.

Upaya pencarian terhadap dua orang yang terseret arus di Pantai Greenbowl, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, masih terus dilakukan tim SAR gabungan hingga Senin (29/6/2026). Pencarian dilakukan secara intensif dengan menyisir laut, bibir pantai, hingga area tebing di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa bermula pada Minggu (28/6/2026) saat lima orang beraktivitas di Pantai Greenbowl. Tiga orang di antaranya berjalan menyusuri pantai untuk mencari kepiting, sementara dua lainnya tetap mandi di laut. Tidak lama berselang, kedua korban terlihat terseret arus kuat ke tengah laut.

Rekan korban sempat meminta bantuan, namun derasnya gelombang membuat kedua korban hilang dari pandangan. Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.

Baca Juga  Bapang Barong Badung Tampil Berwibawa, Panggung PKB Bergelora

“Menurut info yang kami terima perkiran waktu kejadian kurang lebih pukul 12.00 Wita,” jelas I Nyoman Sidakarya, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Berdasarkan laporan yang diterima, dua korban yang masih dalam pencarian yakni Roni Firmansyah (24), buruh asal Dusun Badean Kulon, Desa Serut, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, serta Dimas Hilman Hafizudin (21), buruh asal Dusun Curahdami, Desa Sukorambi, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan tujuh personel sejak pukul 06.00 Wita menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, tim langsung bergabung dengan unsur SAR lainnya untuk mempercepat proses pencarian.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Terima Piala Bersama Ketua DPRD

Operasi SAR dibagi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU). SRU laut melakukan penyisiran di area perairan menggunakan satu unit rubber boat. Sementara SRU darat dibagi menjadi dua tim yang menyisir sepanjang garis pantai di sekitar lokasi korban diduga terseret arus.

“Untuk meningkatkan efektivitas pencarian, tim SAR gabungan juga mengerahkan peralatan pendukung berupa drone thermal agar bisa pemantauan dari udara pada area pandangan yang lebih luas dan AquaEye sebagai alat pendeteksi objek di bawah permukaan air,” jelasnya.

Sejak pagi, SRU laut bergerak dari Pantai Pandawa menuju area pencarian sesuai rencana operasi. Di sisi lain, SRU darat menyisir bibir Pantai Greenbowl hingga radius sekitar dua kilometer ke arah timur dan barat. Pemantauan dari atas tebing juga dilakukan untuk memperluas jangkauan pengamatan.

Baca Juga  Bupati Badung Saksikan Baleganjur Remaja di PKB 2026, Bukti Regenerasi Seni Berjalan Kuat

Hingga akhir operasi hari ini, kedua korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan pada Selasa (30/6) dengan memperluas area berdasarkan perhitungan arus laut dan arah angin.

Sidakarya mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan perairan. “Dalam sebulan terakhir penanganan yang kami lakukan didominasi kejadian di perairan, perahu terbali,, terseret arua ataupun terjebak di tebing pantai, sebaiknya masyarakat bisa lebih waspada,” himbaunya.

Selama operasi berlangsung, pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Polair Polresta Denpasar, Balawista Pantai Pandawa, Banser Tanggap Bencana, keluarga korban, serta masyarakat setempat.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru