​Badung, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Badung tengah mematangkan rencana pembangunan transportasi air berupa water taxi (taksi air) sebagai solusi alternatif mengurai kemacetan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata Badung Selatan.
Rencana strategis ini digagas sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah yang bersinergi dengan Kementerian Perhubungan. ​Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menjelaskan bahwa titik transit atau stasiun pertama direncanakan memanfaatkan area bekas Vip room 2 Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.
“Selain di area bandara, titik stasiun pendukung juga tengah disiapkan di kawasan Perancak,” kata Bupati Adi Arnawa pada Kamis (28/5/2026).
​Proyek water taxi ini diharapkan mampu membuka konektivitas jalur laut, sehingga pergerakan wisatawan maupun masyarakat tidak hanya bertumpu pada jalur darat.
Kehadiran transportasi alternatif ini diproyeksikan dapat mempermudah akses langsung menuju titik-titik wisata populer di wilayah selatan seperti Canggu, Melasti, Pandawa, hingga Uluwatu.
​Hingga saat ini, total estimasi anggaran yang dipersiapkan untuk keseluruhan program pengembangan di seluruh Bali diproyeksikan mencapai sekitar Rp1,2 triliun. Rencana investasi tersebut saat ini sedang dalam proses pematangan dan terus dikejar pembahasannya karena dinilai sebagai kebutuhan mendesak untuk menunjang infrastruktur pariwisata dan transportasi publik di Pulau Dewata.(*)
