Tabanan, warnaberita.com – Harmoni suara menggema kuat di Gedung Ksirarnawa Art Center Denpasar, Kamis (2/7/2026), saat generasi muda Bali unjuk kemampuan dalam Lomba Paduan Suara pada puncak peringatan HKG PKK ke-54 Provinsi Bali Tahun 2026. Penampilan penuh energi itu langsung mendapat perhatian Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau Bunda Rai, yang hadir memberi dukungan.
Kehadiran Bunda Rai menjadi bukti nyata komitmen TP PKK Tabanan dalam mendorong generasi muda mengembangkan bakat seni, khususnya paduan suara, sebagai bagian dari pelestarian budaya Bali. Dukungan tersebut sekaligus memotivasi peserta agar tampil maksimal dan percaya diri.
Lomba dibuka Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, serta dihadiri jajaran TP PKK se-Bali dan peserta dari sembilan kabupaten/kota. Kabupaten Tabanan diwakili SMA Negeri 1 Tabanan dengan formasi 31 penyanyi inti, dua cadangan, dan satu pianis.
Dalam kompetisi ini, tim Tabanan membawakan tiga lagu, yakni Mars PKK, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, dan lagu daerah Bali “Don Dap Dape”. Penampilan tersebut menuntut teknik vokal, kekompakan, serta penghayatan nilai budaya yang kuat.
Dalam sambutannya Ny. Putri Koster menegaskan pentingnya paduan suara sebagai media membangun harmoni budaya. “Lomba paduan suara membutuhkan keharmonisan, kekompakan dan ada keindahan. Itu ciri khas lagu-lagu yang mencirikan budaya kita, agar kita berkepribadian dalam kebudayaan kita,” ujar Ny. Putri Koster.
Bunda Rai juga memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta yang dinilai tampil disiplin dan penuh dedikasi. Ia menilai semangat pelajar Tabanan menjadi harapan besar bagi masa depan seni budaya Bali.
“Saya mengapresiasi semangat, kekompakan, dan penampilan luar biasa yang telah ditunjukkan adik-adik perwakilan Kabupaten Tabanan. Teruslah berkarya, berlatih, dan cintai seni budaya daerah, karena melalui generasi muda yang kreatif dan berkarakter, warisan budaya Bali akan tetap hidup dan berkembang,” ungkap Bunda Rai.
Ia menegaskan TP PKK Tabanan akan terus bersinergi dengan program TP PKK Provinsi Bali dalam mengembangkan potensi generasi muda. Bunda Rai berharap ajang ini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap seni musik sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus melestarikan budaya Bali.(*)

