Monday, July 20, 2026
HomeBALIDenpasar32 Persen Warga Denpasar Ternyata Asal Karangasem

Forum Sekar Gaspol Susun Program Besar Hingga 2029

32 Persen Warga Denpasar Ternyata Asal Karangasem

Denpasar, warnaberita.com – Dominasi warga Karangasem di Denpasar mencapai angka mengejutkan. Forum Semeton Karangasem (Sekar) langsung tancap gas merumuskan langkah strategis untuk menggerakkan potensi besar ini.

Forum Semeton Karangasem (Sekar) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kantor Dinas Perindustrian Provinsi Bali pada Sabtu (18/7/2026). Forum ini menyusun, membahas, dan menetapkan program kerja strategis jangka pendek, menengah, hingga panjang sampai tahun 2029.

Sebagai organisasi nonpartisan, Sekar menegaskan perannya sebagai wadah pemersatu warga Karangasem di perantauan sekaligus motor penggerak kemajuan daerah asal. Fokus utama diarahkan pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan potensi ekonomi berbasis budaya.

Ketua Forum Sekar Bali, I Made Suniastha Amerta, menegaskan bahwa arah kebijakan organisasi akan berfokus pada inovasi dan adaptasi program pemerintah, terutama di sektor pendidikan.

Baca Juga  Bocah 12 Tahun Terseret Arus di Pantai Yeh Gangga, Pencarian Hari Kedua Diperluas

“Kami ingin menyentuh sebagai program prioritas yang bersentuhan dengan dunia pendidikan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Kami ingin berbuat sesuatu agar potensi alam dan budaya yang ada bisa dikembangkan menjadi manfaat nyata secara ekonomi, sosial, dan lingkungan,” ujar Suniastha.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan Puri Agung Karangasem, akademisi, dan praktisi guna menghasilkan kajian strategis yang berdampak nyata.

Menariknya, Sekar mengungkap potensi besar keanggotaan di wilayah perkotaan. Di Denpasar, sekitar 32 persen penduduknya diperkirakan merupakan warga Karangasem, baik generasi kedua, ketiga, maupun pendatang baru. Angka ini menjadi kekuatan sosial dan ekonomi yang dinilai sangat strategis untuk digerakkan secara terorganisir.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Wajibkan ASN Badung Pilah Sampah

Suniastha menyebut, keanggotaan Sekar bersifat terbuka bagi siapa saja yang memiliki ikatan dengan Karangasem, sehingga potensi kolaborasi terus berkembang seiring waktu.

Dukungan terhadap langkah ini datang dari Anggota DPD RI, IB Rai Dharmawijaya Mantra. Ia mengapresiasi konsistensi Sekar dalam menghimpun diaspora Karangasem untuk berkontribusi membangun daerah asal.

Rai Mantra mendorong agar pengurus mampu menangkap peluang program pemerintah pusat, termasuk beasiswa dan program presiden yang relevan.

“Kalau masalah pendidikan spiritual dan keagamaan, Forum Sekar sudah selesai dan berjalan baik. Sekarang yang dibutuhkan adalah hal-hal yang bersifat profesi, pembangunan usaha, serta penguatan modal budaya,” kata Rai Mantra.

Baca Juga  PDI Perjuangan Se-Bali Jalankan Gerakan Merawat Pertiwi

Ia juga menyoroti sektor pariwisata Karangasem yang dinilai memiliki potensi besar namun belum tergarap optimal. Menurutnya, Karangasem perlu menentukan niche market yang kuat agar mampu bersaing.

“Kabupaten lain mungkin sudah banyak mengembangkan konsep wellness. Nah, Karangasem harus mencari topiknya sendiri, apakah fokus ke healing, tradisi aksara, atau yang lain. Ahli-ahli di Forum Sekar nanti yang akan mengolah ini. Mari kita mulai dari langkah kecil yang konkret untuk kemajuan Karangasem,” katanya.

Dengan basis anggota yang besar di Denpasar, Forum Sekar optimistis mampu menjadi kekuatan strategis dalam mendorong kemajuan Karangasem secara berkelanjutan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru