Monday, March 16, 2026
HomeBALITabananPoktan Wana Kelo Kembangkan Lebah Trigona, Gabungkan Usaha dan Pelestarian Alam

Poktan Wana Kelo Kembangkan Lebah Trigona, Gabungkan Usaha dan Pelestarian Alam

Tabanan, warnaberita.com – Kelompok Tani (Poktan) Wana Kelo di Desa Wanasari, Tabanan, terus memacu pengembangan budidaya lebah tanpa sengat jenis Trigona sebagai sumber pendapatan sekaligus upaya menjaga kelestarian lingkungan.

Lebah yang juga dikenal dengan sebutan klanceng ini mampu menghasilkan madu berkualitas tinggi, bermanfaat bagi kesehatan, dan memiliki nilai ekonomi menjanjikan.

Ketua Poktan Wana Kelo, Wanasari Putu Nurata, menjelaskan jenis Trigona yang mereka budidayakan adalah Lavicet Sp dan Terminata Sp. Setiap anggota rata-rata memiliki 15 hingga 20 kungkungan atau sarang, sementara dirinya sendiri memelihara hingga 50 kungkungan. “Dari total 15 anggota kelompok, Putu Nurata sendiri memiliki 50 kungkungan,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Sanjaya Resmikan Graha Yadnya Sanjayaning Singasana Desa Adat Kota Tabanan

Selain fokus pada lebah, Poktan Wana Kelo menanam berbagai tanaman hias seperti air mata penganten, santos, dompia, dan batavia. Tanaman ini bukan hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi sumber pakan alami bagi lebah.

Produk madu Trigona dipasarkan dalam dua ukuran, botol kecil seharga Rp100 ribu dan botol besar Rp200 ribu. Menurut Putu Nurata, permintaan cukup tinggi karena madu klanceng dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Pada 2023 lalu, Pemerintah Desa Wanasari menggelar bimbingan teknis (Bimtek) budidaya lebah Trigona di Kantor Desa. “Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Pertanian, yang memberikan materi mulai dari teknik perawatan hingga strategi pemasaran produk,” kata Nurata.

Baca Juga  Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan, I Made Subagia, memberikan apresiasi atas langkah inovatif Poktan Wana Kelo. Ia menilai budidaya Trigona menggabungkan keuntungan ekonomi dengan manfaat ekologis.

“Kami mendorong kelompok tani di Tabanan untuk mengembangkan usaha-usaha inovatif seperti ini. Budidaya lebah Trigona tidak hanya memberikan tambahan pendapatan, tetapi juga membantu menjaga kelestarian lingkungan karena keberadaan lebah berperan penting dalam penyerbukan tanaman,” ujarnya.

Dinas Pertanian Tabanan berkomitmen memberikan pendampingan berkelanjutan agar produk madu dan propolis Wanasari bisa menembus pasar yang lebih luas.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru