Monday, May 25, 2026
HomeBALITabananNy. Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Budaya Bersih dari Sumber Lewat Teba Modern

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Budaya Bersih dari Sumber Lewat Teba Modern

Tabanan, warnaberita.com – Upaya mewujudkan Tabanan yang bersih dari sampah terus digencarkan melalui pengelolaan sampah berbasis sumber. Duta PSBS Padas (Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber Pelemahan Kedas) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turun langsung memantau penerapan inovasi Teba Modern di Banjar Kalanganyar Kanginan, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Selasa (23/12/25).

Kunjungan tersebut menjadi bukti komitmen nyata Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, yang akrab disapa Bunda Rai, dalam memastikan program pengelolaan sampah berbasis sumber berjalan efektif dan berkelanjutan di tingkat rumah tangga. Dalam kegiatan itu, Bunda Rai didampingi Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Sekretaris I dan II TP PKK Kabupaten Tabanan, jajaran terkait, Ketua TP PKK Kecamatan Tabanan, serta Perbekel setempat.

Rombongan meninjau langsung dua rumah warga, yakni milik Ketut Rusnaya dan Ni Wayan Wiratni, yang telah menerapkan Teba Modern selama kurang lebih empat bulan terakhir. Bunda Rai memantau secara langsung proses pengolahan sampah organik melalui Teba Modern, sekaligus berdialog dengan warga terkait manfaat dan tantangan yang dihadapi.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Pimpin Korve di Pantai Munggu

Sebelumnya, meski telah tersedia bank sampah desa, warga masih kesulitan mengelola sampah rumah tangga. Terbatasnya pengangkutan sampah ke TPA yang hanya dilakukan dua kali seminggu kerap menyebabkan sampah menumpuk di rumah warga. Kehadiran Teba Modern pun menjadi solusi nyata untuk mengurangi beban sampah sejak dari sumbernya.

Melalui inovasi Teba Modern yang digagas Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Duta Palemahan Kedas Kabupaten Tabanan, serta sosialisasi berkelanjutan oleh TP PKK Kabupaten Tabanan bersinergi dengan TP PKK Provinsi Bali, masyarakat mulai merasakan perubahan signifikan dalam pengelolaan sampah.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Rai menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan pembentukan budaya bersih. “Hal ini tidak sulit dilakukan, hanya membutuhkan mindset dan budaya. Dari suatu kebiasaan menjadi suatu budaya, budaya bersih mengolah sampah dari sumbernya. Nanti diusahakan pelan-pelan semua rumah tangga harus punya. Begitu idealnya. Idealnya satu rumah tangga ada dua, ketika satu panen satunya bisa dipergunakan, minimal masing-masing rumah tangga ada satu teba,” ujarnya.

Baca Juga  Dorong ASN Perkuat Kinerja, Bupati Sanjaya Pimpin Rakor Pemerintahan Tabanan 2026

Saat ini, Desa Kalanganyar Kanginan telah memiliki 59 unit Teba Modern. Namun dalam praktiknya, satu unit masih digunakan bersama oleh dua hingga tiga kepala keluarga. Bunda Rai menegaskan bahwa penerapan budaya baru membutuhkan proses, kedisiplinan, serta komitmen bersama.

Ketut Rusnaya, Ketua Kelompok Teba Modern Banjar Kalanganyar Kanginan, menjelaskan bahwa pendampingan intensif dilakukan agar masyarakat disiplin memilah sampah. “Proses pembuatan teba modern, kebetulan saya memandati tugas ini bersama bendesa adat. Seperti yang disampaikan ibu tadi, kita mulai membuat base, kita tanam, kita beri tutupnya. Tidak berhenti sampai di situ, ibu-ibu kita kawal supaya benar-benar yang masuk ke teba modern ini adalah sampah organik, tidak boleh masuk plastik. Ini yang harus menjadi budaya. Memang butuh waktu yang cukup, tapi semoga kebiasaan ini bisa menjadi budaya yang baik. Untuk teba modern di sini jumlahnya 59. Harus ada pembusukan menggunakan cairan dekomposer untuk bisa dipanen,” jelasnya.

Baca Juga  Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Hadiri Pasar Rakyat PKK Bali “Berbelanja dan Berbagi”

Sementara itu, Indrayani, salah seorang warga, mengaku kehadiran Teba Modern sangat membantu pengelolaan sampah rumah tangga. “Saya berterima kasih sekali dengan program pemerintah, yakni pengelolaan sampah berbasis sumber dan dengan adanya teba modern ini sampah organik bisa langsung kita kelola. Harapan ke depannya ibu-ibu di sini semua kompak agar semua mau mengolah sampah, tidak hanya satu dan dua orang saja. Sudah disediakan teba modern dan bank sampah seperti ini agar bisa dimanfaatkan dan dipergunakan,” pungkasnya.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru