Monday, April 27, 2026
HomeBALIBulelengMegawati Dorong Pendaftaran HAKI di Bulfest 2025

Megawati Dorong Pendaftaran HAKI di Bulfest 2025

Buleleng, warnaberita.com – Hari terakhir pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2025 mendapat kehormatan dengan hadirnya Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Sukarnoputri.

Dalam kunjungannya, Megawati menekankan pentingnya melindungi seluruh kekayaan seni, tradisi, kerajinan, dan kuliner lokal melalui pendaftaran hak atas kekayaan intelektual (HAKI).

“Agar tidak sembarang diklaim oleh orang lain,” ujar Megawati saat berdialog dengan pelaku kerajinan di Bulfest 2025, Sabtu (23/8/25).

Ia mengingatkan agar semua pihak segera mendaftarkan hasil karya mereka. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat membuka peluang terjadinya klaim sepihak oleh pihak asing.

“Ini gampang lho klaimnya. Tinggal foto, jual dan carikan hak paten, sudah jadi milik kita atau HAKI kita,” ucapnya dengan penuh semangat.

Baca Juga  Distan Buleleng Dorong Penguatan Budidaya Kopi Lemukih

Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah konkret. BRIDA Buleleng diarahkan melakukan pemetaan terhadap kekayaan kesenian dan kerajinan lokal, termasuk kain tenun khas Buleleng, untuk diajukan HAKI.

“Ibu sangat tertarik dengan beberapa jenis kerajinan yang ada dari Buleleng. Pada kesempatan itu, Ibu menekankan pentingnya hasil produksi kerajinan ini segera dipatenkan melalui HAKI,” jelas Supriatna.

Menurutnya, upaya ini krusial untuk melindungi produk lokal dari klaim pihak lain di masa depan. Pemkab Buleleng akan segera memetakan produk-produk unggulan yang memenuhi syarat pendaftaran.

Baca Juga  Pemkab Buleleng Perkuat Sinergi Pajak Pusat dan Daerah Lewat Ini

Sementara itu, Ketua Panitia Bulfest 2025 sekaligus Sekda Buleleng, Gede Suyasa, mengungkapkan geliat ekonomi masyarakat selama festival berlangsung sangat menggembirakan. Berdasarkan catatan Disdagprinkop UKM, selama enam hari pelaksanaan Bulfest 2025 terjadi perputaran ekonomi sebesar Rp3,3 miliar, dengan rata-rata transaksi harian Rp550 juta.

“Bahkan di tiga hari terakhir mencapai angka Rp640 juta,” katanya.

Suyasa juga menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Mulai dari pertunjukan seni di panggung utama dan empat panggung lainnya, hingga pameran topeng dan lukisan yang setiap harinya dikunjungi hampir 300 siswa sekolah.

Apresiasi juga datang dari Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra. Ia menilai Bulfest 2025 yang sudah memasuki tahun kedelapan terus menunjukkan peningkatan, baik dari segi penyelenggaraan maupun dampak sosial ekonomi.

Baca Juga  Pemkab Buleleng dan Relawan EEN Semprot TPA Bengkala

“Segala daya dan upaya telah kita lakukan secara maksimal demi Buleleng yang tercinta ini,” ujar Sutjidra.

Menurutnya, Buleleng Festival bukan sekadar ajang ekonomi, tetapi juga event budaya yang menyatukan seni, pendidikan, sosial, dan lingkungan. Festival ini menjadi wadah pelestarian, kreativitas, inovasi, promosi, sekaligus branding daerah.

“Yang menandakan bahwa Buleleng Festival telah menjadi momen yang dinantikan,” tutup Sutjidra.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru