Gianyar, warnaberita.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Bagus Alit Sucipta menghadiri Upacara Pelebon Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra, yang digelar di Griya Sedawa, Desa Adat Tegal Tugu, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar, pada Kamis (28/8/25).
Kehadiran pimpinan daerah Badung ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa duka cita mendalam atas wafatnya almarhum.
Upacara pelebon ini juga dihadiri Presiden Ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri bersama Prananda Prabowo, Gubernur Bali Wayan Koster, mantan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, para Bupati dan Wali Kota se-Bali, serta tokoh senior Bali, Cok Ratmadi. Kehadiran para tokoh nasional dan daerah tersebut menjadi bukti nyata betapa besar jasa dan pengaruh almarhum semasa hidupnya.
Ida Pedanda Gede Sadhawa Jelantik Putra berpulang pada Kamis, 31 Juli 2025 sekitar pukul 13.00 Wita. Beliau dikenal luas sebagai figur spiritual, pendidik, sekaligus pemimpin politik yang bersahaja. Dengan idealisme, integritas, serta dedikasi tinggi, almarhum telah memberikan teladan baik dalam dunia organisasi maupun kehidupan spiritual masyarakat Bali.
Prosesi Pelebon dilaksanakan dengan penuh khidmat menggunakan sarana lembu putih yang dikerjakan oleh krama Desa Adat Sengguan, Gianyar. Kehadiran ribuan warga dan tokoh masyarakat turut memberikan doa dan penghormatan terakhir. Suasana penuh takzim tersebut mencerminkan rasa kehilangan mendalam serta penghargaan atas warisan nilai-nilai luhur yang ditinggalkan almarhum.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan doa dan penghormatan khusus dalam kesempatan tersebut. “Almarhum adalah sosok panutan yang tidak hanya berkiprah dalam bidang spiritual, namun juga memberikan teladan dalam kepemimpinan dan kehidupan bermasyarakat. Semoga spirit dan ajaran beliau dapat terus diwarisi oleh generasi penerus,” ujar Adi Arnawa.
Pelebon ini sekaligus menjadi momen refleksi bagi masyarakat Bali, bahwa sosok pemimpin sejati tidak hanya hadir dalam ruang politik, tetapi juga dalam dunia spiritual dan pendidikan. Nilai-nilai yang diwariskan oleh almarhum diharapkan tetap hidup dan menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda Bali.(*)
