Denpasar, Warnaberita.com – Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) edisi ke-10 digelar di The Westin Resort, Nusa Dua.
BATIC 2025 menghadirkan ribuan pelaku industri telekomunikasi di kawasan Asia-Pasifik dan sekitarnya.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menekankan pentingnya momen BATIC sebagai forum kolaborasi industri digital telko lintas negara.
“TelkomGroup akan terus mengupayakan agar Indonesia berada dalam agenda utama industri telekomunikasi dunia. Kami berkomitmen mengantisipasi setiap transformasi, baik dari sisi teknologi maupun kebutuhan pelanggan, dengan solusi yang tepat sasaran melalui kolaborasi bersama mitra dalam dan luar negeri,” ujar Dian dikutip dari laman Telkom, Kamis (28/8).
Sejak pertama kali digelar, BATIC telah berkembang dari pertemuan regional menjadi acara utama kolaborasi digital dan telekomunikasi di Asia Pasifik. Menarik keikutsertaan lebih dari 50 negara.
Dalam sepuluh tahun terakhir jumlah peserta meningkat hingga lima kali lipat. Ini, menjadikannya pasar yang dinamis bagi pembentukan aliansi strategis, kerja sama teknologi, dan bisnis antarnegara.
Dorong Inovasi dan Tentukan Arah Industri
Tema besar “Igniting Tomorrow’s Digital Evolution – Change the Way You Connect, Power the Digital Shift”, mencerminkan peran BATIC dalam mendorong inovasi dan menentukan arah industri. Rangkaian diskusi menarik pun akan terbagi dalam dua sesi utama.
Pada hari pertama, konferensi akan mengangkat topik Laying the Digital Foundation. Rangkaian selanjutnya bertajuk Unveiling Technology in Shaping Today’s World. Pertemuan ini memberikan wawasan mendalam kepada peserta mengenai infrastruktur bawah laut, edge computing, manajemen traffic berbasis Artificial Intelligence, serta teknologi baru yang menjadi kunci masa depan industri.
Selaras dengan pernyataan tersebut, Direktur Wholesale & International Services Telkom Honesti Basyir menuturkan pentingnya kolaborasi strategis di era transformasi digital. Menurutnya, BATIC adalah ruang nyata untuk membangun kesepakatan dan memperkuat ekosistem industri.
“BATIC memperkuat posisi transformasi Telkom, menegaskan bahwa kami bukan hanya pemain domestik tetapi juga regional dan global. Dengan menghadirkan ekosistem digital yang komprehensif seperti hyperscaler, startup, dan pemerintah, kami ingin mendorong kolaborasi yang sehat,” sebutnya.
Wadah Ekosistem Digital
Sementara itu, CEO Telin Budi Satria Dharma Purba, menegaskan relevansi global BATIC sebagai wadah ekosistem digital.
“BATIC adalah tempat terjalinnya koneksi strategis, sebuah platform regional untuk kolaborasi ekosistem digital terpercaya di mana inovasi dan bisnis bertemu,” jelasnya.
Dari infrastruktur bawah laut, data centre terdistribusi, hingga manajemen traffic berbasis AI, dibahas dalam kegiatan yang berlangsung hingga 29 Agustus 2025 itu.
Selain konferensi, BATIC 2025 juga menghadirkan eksibisi dari perusahaan teknologi dan telekomunikasi terkemuka, forum eksekutif, serta pengalaman networking yang dirancang khusus untuk meningkatkan kolaborasi.
Peserta juga dapat mengikuti berbagai aktivitas sosial dan budaya yang menampilkan warisan kekayaan budaya Bali. (*)
