Monday, February 16, 2026
HomeBALIBadungBupati Badung Tandatangani Kerja Sama Trans Metro Dewata 2026

Bupati Badung Tandatangani Kerja Sama Trans Metro Dewata 2026

Badung, warnaberita.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menandatangani naskah perjanjian kerjasama penyelenggaraan angkutan umum perkotaan Trans Metro Dewata 2026.

Penandatanganan dilakukan bersama Gubernur Bali Wayan Koster, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra, serta Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Kamis (4/9/25).

Kerjasama ini melibatkan Pemerintah Provinsi Bali dengan pemerintah kabupaten/kota di kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan). Tujuannya adalah untuk memperkuat layanan transportasi publik berbasis bus yang lebih modern, nyaman, dan ramah lingkungan.

Usai acara, Bupati Badung Adi Arnawa menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung transportasi publik di Bali. “Kerjasama ini sebagai bentuk komitmen kami, Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota/Kabupaten Sarbagita mendorong tumbuhnya transportasi publik di Bali,” ujarnya.

Baca Juga  Bonus Rp 80 Juta untuk Atlet Badung Peraih Emas di PORPROV Bali XVI

Adi Arnawa juga mengakui bahwa capaian operasional Bus Trans Metro Dewata saat ini belum optimal. “Bila dilihat dari persentase capaian dari Bus Trans Metro Dewata belum maksimal, bahkan baru mencapai 37 persen, namun nanti akan tetap dievaluasi sehingga lebih efektif dan efisien dari sisi anggaran,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster dalam sambutannya menekankan bahwa kerjasama ini merupakan kelanjutan dari program sebelumnya. “Perjanjian kerjasama ini untuk pelaksanaan di tahun 2026, sehingga dalam penyusunan APBD 2026 dapat mengalokasikan untuk Trans Metro Dewata tersebut,” jelas Koster.

Ia merinci bahwa total kebutuhan anggaran pada tahun 2026 mencapai Rp 56,3 miliar, dengan pembagian 30 persen ditanggung Pemprov Bali dan 70 persen oleh pemerintah kabupaten/kota Sarbagita. Dari jumlah itu, Badung berkontribusi Rp 16,6 miliar, Denpasar Rp 15,5 miliar, Gianyar Rp 5,3 miliar, dan Tabanan Rp 1,6 miliar. “Ini pagu saja dulu, nanti tim akan mengkaji dan evaluasi penyelenggaraan angkutan ini, yang saat ini masih kurang efektif dan kurang efisien,” tambahnya.

Baca Juga  Penilaian Ogoh-Ogoh Zona di Badung Dimatangkan, Ratusan Sekaa Teruna Siap Dinilai

Meski begitu, Koster menegaskan komitmen untuk terus mendorong budaya menggunakan transportasi publik di masyarakat. “Kami tetap berkomitmen melakukan transportasi publik meneruskan secara berkelanjutan mengenai edukasi kepada masyarakat perlunya menggunakan transportasi publik,” pungkasnya.

Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan layanan Trans Metro Dewata 2026 mampu memberikan solusi mobilitas masyarakat yang lebih aman, nyaman, sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan Sarbagita.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru