Thursday, February 12, 2026
HomeBERITA TERKINIPresiden Prabowo akan Pidato di PBB, Setelah Lula da Silva dan Trump

Presiden Prabowo akan Pidato di PBB, Setelah Lula da Silva dan Trump

New York, Warnaberita.com – Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9) hari ini.

Dijadwalkan, Prabowo akan pidato di Markas Besar PBB pada pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB.

Dikutip dari laman Presiden RI, Prabowo akan berpidato setelah Presiden Brasil, Luiz Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menurut keterangan tertulis Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. keikutsertaan Presiden Prabowo dalam Sidang Majelis Umum ini merupakan salah satu agenda utama dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Amerika Serikat.

Baca Juga  Presiden Tinjau Progres Perbaikan Jalan Lembah Anai Terdampak Banjir Bandang

“Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum di Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, pada Selasa, 23 September 2025, pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB,” jelas Seskab Teddy.

Sidang Majelis Umum tahun ini dipandang sebagai momentum penting bagi Indonesia untuk kembali menegaskan peran aktifnya di forum multilateral tertinggi dunia.

Seskab Teddy menegaskan bahwa Indonesia membawa misi besar dalam Sidang Majelis Umum PBB tahun ini, yakni menguatkan posisi sebagai pemimpin Global South yang konsisten mendorong agenda reformasi tata kelola dunia.

Baca Juga  Prabowo Terkesima, Siswa Sekolah Rakyat Raih Juara Olimpiade Matematika

“Sidang Majelis Umum tahun ini menjadi momentum penting bagi Indonesia. Selain kembali tampil di level tertinggi forum PBB, Indonesia juga akan menegaskan perannya sebagai pemimpin Global South yang konsisten menyuarakan agenda reformasi tata kelola dunia agar lebih adil dan inklusif,” ungkap Seskab Teddy.

Kehadiran Presiden Prabowo di forum global ini sekaligus mempertegas komitmen Indonesia terhadap perdamaian, kerja sama internasional, serta pembangunan yang berkeadilan bagi semua negara, khususnya negara-negara berkembang. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru