Badung, warnaberita.com – Setiap 210 hari atau enam bulan sekali menjadi perayaan penting bagi umat Hindu di Nusantara. Momen tersebut adalah Hari Raya Galungan dan Kuningan yang merupakan hari kemenangan Dharma melawan Adharma.
Khusus untuk umat Hindu di Bali, Galungan dan Kuningan untuk meningkatkan bhakti dan bersyukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa atas segala manifestasi yang telah diberikan.
Perayaan Hari Raya Galungan yang jatuh pada 17 Juni 2026 dan Hari Kuningan pada 27 Juni 2026 disambut penuh suka cita oleh masyarakat Kabupaten Badung. Di bawah kepemimpinan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, sebanyak 82.420 kepala keluarga (KK) umat Hindu di Badung menerima bantuan sebesar Rp 2 juta.
Bupati Adi Arnawa bersama Wabup Bagus Alit Sucipta pun menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung. Momentum suci ini diharapkan menjadi waktu refleksi untuk memahami makna mendalam Galungan dan Kuningan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Badung, kami mengucapkan selamat hari raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat sedharma. Hari raya Galungan adalah waktu yang tepat untuk menghaturkan penghormatan kepada Ida Hyang Widhi dalam segala manifestasinya dalam penciptaan dunia dan isinya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Hari Raya Kuningan menjadi kesempatan penting untuk memohon keselamatan, perlindungan, serta tuntunan lahir dan batin kepada Dewa Batara dan para Pitara. Melalui momentum sakral ini, umat Hindu diajak memperkuat persatuan dalam kekuatan rohani dan pikiran.
“Umat Hindu khususnya di kabupaten Badung diharapkan merenung untuk selalu bersatu dalam kekuatan rohani dan pikiran. Kesatuan dalam rohani dan pemikiran yang jernih adalah manifestasi dari dharma yang ada dalam diri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa kesadaran menjalankan ajaran dharma akan memperkokoh nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kemenangan Dharma atas Adharma dapat dirasakan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Sekali lagi, Selamat Hari raya Galungan dan Kuningan, semoga Ida Sang Hyang Widhi selalu melimpahkan anugerah kepada kita semua dalam menjalankan swadharma, serta diberikan Kesehatan dan kedamaian,” tutup Adi Arnawa.
Perayaan ini pun diharapkan menjadi momentum kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kualitas spiritual umat Hindu di Badung.(*)
