Monday, April 20, 2026
HomeBALIBadungBupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Dana BRLH Tahun...

Komit Hadir untuk Warga Badung Melalui Program Rumah Layak Huni

Bupati Adi Arnawa dan Wabup Bagus Alit Sucipta Serahkan Dana BRLH Tahun 2025

Badung, warnaberita.com – Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan visi “Badung Maju, Sejahtera, dan Bermartabat.”

Visi tersebut dijabarkan melalui misi Sapta Kriya AdiCipta yang menjadi arah pembangunan daerah dengan tujuh pilar utama, yakni Kriya Kesejahteraan, Kriya Pendidikan, Kriya Kesehatan, Kriya Pangan, Kriya Infrastruktur, Kriya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kriya Pemerintahan Digital dan Reformasi Birokrasi.

Salah satu bentuk nyata dari Kriya Kesejahteraan dan Kriya Pemerataan Pembangunan diwujudkan melalui Program Bantuan Rumah Layak Huni (BRLH) Tahun 2025. Program ini secara resmi diserahkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Badung kepada 210 penerima manfaat dari 28 desa/kelurahan di lima kecamatan se-Kabupaten Badung (kecuali Kecamatan Kuta), bertempat di Wantilan Pura Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, pada Jumat (31/10/25).

Dalam sambutannya, Bupati I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa program BRLH bukan sekadar bantuan fisik berupa bangunan rumah, melainkan wujud nyata kehadiran dan tanggung jawab sosial pemerintah daerah terhadap masyarakat.

Baca Juga  Balada Pengolahan Sampah di Bali

“Astungkara, di hari yang berbahagia ini kita dapat berkumpul bersama dalam kegiatan penyerahan Bantuan Rumah Layak Huni bagi masyarakat Kabupaten Badung. Program ini bersumber dari APBD Kabupaten Badung Tahun 2025 sebesar Rp 9,35 miliar serta dari CSR Bank BPD Bali sebesar Rp 1,5 miliar, sehingga total bantuan mencapai 210 unit rumah,” ujarnya.

Bupati menekankan bahwa meskipun Badung dikenal sebagai daerah dengan pendapatan tinggi, masih ada warga yang hidup dalam kondisi rumah tidak layak huni. Ia mendorong agar sebagian dana APBDes dialokasikan untuk mendukung program rumah layak huni di masing-masing wilayah.

“Ini menjadi tanggung jawab moral kita bersama. Karena itu, saya minta para Perbekel, Lurah, dan perangkat desa lebih tanggap dan peka terhadap kondisi warganya. Jangan sampai ada warga yang membutuhkan bantuan justru diketahui oleh pihak luar lebih dulu dibanding pemerintah sendiri,” tegasnya.

Adi Arnawa menambahkan, semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus menjadi dasar setiap langkah pembangunan di Badung.

Baca Juga  Bupati Adi Arnawa Berikan Reward Berbasis Prestasi

“Bantuan ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kepedulian dan perhatian kita terhadap sesama. Pemerintah harus hadir dengan hati, bukan hanya dengan program,” imbuhnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya transparansi, objektivitas, dan keadilan sosial dalam menentukan penerima manfaat. Ia menegaskan bahwa program BRLH sejalan dengan semangat Sapta Kriya AdiCipta, khususnya dalam aspek pemerataan dan keadilan sosial.

“Saya tidak ingin ada penyimpangan atau nepotisme dalam penyaluran bantuan. Saya minta verifikasi di lapangan dilakukan sungguh-sungguh agar bantuan tepat sasaran. Kemakmuran Badung baru bermakna apabila setiap warganya hidup layak dan bermartabat,” tutup Adi Arnawa.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Badung, AA. Ngurah Bayu Kumara, menjelaskan bahwa pelaksanaan Program BRLH 2025 menyasar 210 penerima manfaat dari 28 desa/kelurahan di lima kecamatan. Dari jumlah tersebut, 170 unit rumah dibiayai melalui APBD Kabupaten Badung sebesar Rp 9,35 miliar, dan 40 unit rumah berasal dari CSR Bank BPD Bali sebesar Rp 1,5 miliar.

Baca Juga  Wabup Badung Tekankan Pengelolaan Sampah dari Sumber

Setiap penerima memperoleh dua jenis bantuan, yakni pembangunan rumah baru senilai Rp 55 juta atau peningkatan kualitas rumah senilai Rp 30 juta, sesuai hasil verifikasi tim teknis di lapangan. Program ini juga bertujuan mengurangi backlog perumahan, mencegah timbulnya kawasan kumuh, dan mendukung kebijakan nasional Satu Juta Rumah.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan tidak ada warga Badung yang tertinggal dalam hal kesejahteraan dan tempat tinggal yang layak. Selain memberi manfaat sosial, program ini juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi lokal,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Badung, Putu Yunita Oktarini, I Putu Dendy Astra Wijaya, I Nyoman Gede Wiradana, Ni Luh Putu Sekarini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan IB. Gede Arjana, para pimpinan OPD, Camat, Perbekel/Lurah se-Kabupaten Badung, serta Direktur Utama Bank BPD Bali, Kepala Cabang Mangupura, dan masyarakat penerima bantuan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru