Wednesday, March 11, 2026
HomeBERITA TERKINIData Tunggal Jadi Basis Pelaksanaan Program Pemerintah

Data Tunggal Jadi Basis Pelaksanaan Program Pemerintah

Jakarta, Warnaberita.com – Data tunggal menjadi basis pelaksanaan program pemerintah, terutama yang berkaitan dan berdampak langsung bagi masyarakat. Demikian disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya saat memenuhi undangan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf untuk menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos) – Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (13/11) di Jakarta.

Menurut Seskab, percuma ada kebijakan jika tidak ada data. “Percuma kalau ada kebijakan tapi tidak ada data. Sekarang di masa pemerintahan Bapak Prabowo, data itu dikumpulkan menjadi satu, tempatnya di BPS. Dan, pertama kali dalam sejarah seluruh data dikumpulkan jadi satu, menjadi acuan bersama, menjadi referensi bersama,” ujar Seskab Teddy.

Baca Juga  Jadikan Data BPS Rujukan Penguatan Program

Ia juga berpesan untuk memastikan keakuratan DTSEN agar program dan bantuan pemerintah tepat sasaran. “Tidak ada lagi data yang tidak akurat, tidak ada data yang salah, tidak ada orang yang harusnya berhak menerima bantuan tapi tidak terdata,” kata Seskab.

Pada kesempatan itu, Seskab juga menyampaikan apresiasi Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras memastikan keakuratan DTSEN.

Rakornas bertajuk “Statistik untuk Keadilan Sosial” ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengelolaan data sebagai dasar kebijakan perlindungan dan pemberdayaan sosial yang tepat sasaran. Hadir dalam kesempatan tersebut Mensos Saifullah Yusuf, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi.

Baca Juga  Inflasi Harus Direspons Cepat, Koster Tekankan Sinergi Semua Pihak

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan apresiasi atas sinergi BPS dan seluruh pemerintah daerah dalam membangun sistem data nasional yang akurat dan terintegrasi.

Senada, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti juga menegaskan pentingnya akurasi sebagai pijakan utama kebijakan pemerintah.

“DTSEN bukan hanya sekumpulan angka, tetapi potret kehidupan masyarakat Indonesia yang harus dijaga akurasinya,” ujar Amalia. (*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru