Friday, April 17, 2026
HomeBALITabananBungan Desa ke-63 di Desa Antap, Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Kelola Potensi...

Bungan Desa ke-63 di Desa Antap, Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Kelola Potensi Lokal Secara Berkelanjutan

Tabanan, warnaberita.com – Program Bungan Desa atau Bupati Ngantor di Desa kembali digelar Pemerintah Kabupaten Tabanan. Pada pelaksanaan ke-63 ini, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir di Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, pada Selasa (25/11/25), sebagai bentuk komitmen mendekatkan pelayanan publik dan mendorong kemandirian desa menuju Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani (AUM).

Kehadiran Bupati turut didampingi anggota DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda atau yang mewakili, Sekda, para asisten, kepala perangkat daerah, serta undangan terkait lainnya.

Kunjungan diawali dengan menyapa pelaku UMKM lokal. Bupati Sanjaya bersama rombongan meninjau perajin gamelan rindik dan gangsa milik I Gusti Putu Widiana di Banjar Dinas Antap Dajan Telabah. Selain berdialog dan menyaksikan proses pembuatan rindik, ia juga menunjukkan dukungan nyata dengan memesan 10 rindik dan 4 gender untuk pelestarian seni dan budaya daerah. Perjalanan dilanjutkan menuju Kelompok Bakti Rahayu di Banjar Dinas Antap Kelod.

Baca Juga  Reaksi Cepat Pemkab Tabanan Tanggapi Aduan Warga, Wabup Dirga Tinjau Jalan Abiantuwung

Di lokasi tersebut, Bupati Sanjaya berinteraksi dengan anggota kelompok sambil mengikuti proses pembuatan bubu (alat penangkap lobster), yang kini telah dipasarkan hingga wilayah Yeh Gangga. Selain itu, Bupati juga meninjau peternakan kambing BUMDes sebagai upaya penguatan ekonomi desa. Bahkan, ia juga membeli hasil tangkapan laut nelayan berupa ikan dan lobster.

Usai kunjungan lapangan, rombongan menuju Balai Banjar Desa Adat Antap Delod Sema. Di sana, masyarakat menyambut hangat kedatangan Bupati. Ia turut menyerahkan buku untuk mendukung layanan perpustakaan keliling, memberikan bantuan paket kepada dua anak terduga stunting, serta membagikan bingkisan bagi anak-anak setempat bernama Ketut. Suasana semakin akrab saat sesi maliang-liang dan pembagian doorprize bagi warga yang dapat menjawab pertanyaan Bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas kerja sama desa dalam mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga  Wabup: Mutu Layanan dan Kualitas SDM Terus Ditingkatkan

“Hari niki titiang berbangga sekali bisa melanjutkan program Berkantor di Desa yang ke-63 di Desa Antap. Dari awal titiang datang, tujuan utama titiang adalah mendekatkan program ring Kabupaten dengan program yang ada di Desa. Tiang yakin visi-misi Pak Mekel pasti selaras dengan visi kita di Kabupaten, yaitu bagaimana mempercepat proses pembangunan dan mensejahterakan masyarakat, khususnya di Desa Antap,” tegasnya.

Pelaksanaan Bungan Desa juga menghadirkan layanan publik terpadu untuk mempermudah akses pelayanan masyarakat. Layanan tersebut antara lain Pelayanan Literasi Inklusi Perbankan dari Bank BPD Bali, pelayanan kesehatan beserta pembagian 108 kacamata gratis, serta layanan dari berbagai OPD seperti DPMPTSP (penyerahan perizinan), Dukcapil (penyerahan KTP Elektronik), Bakeuda (layanan PBB), AK1 (Kartu Kuning), Samsat Keliling, hingga BPJS Keliling.

Bupati berharap layanan terpadu ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Hampir semua pelayanan yang kami miliki di Kabupaten kami persembahkan bagi Desa Antap. Tujuan kami memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat hingga tingkat bawah. Itulah tugas pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga  Apel HKN Januari 2026, Pemkab Tabanan Berikan Penghargaan kepada 92 PNS Purna Tugas

Bupati Sanjaya juga menyoroti potensi besar Desa Antap yang meliputi kerajinan musik tradisional, sektor perikanan, peternakan, dan pertanian. Ia menekankan pentingnya hilirisasi produk melalui sinergi BUMDes, Perusda, dan Dekranasda untuk memperluas pemasaran produk lokal.

“Kami datang ke desa bukan hanya memberikan bantuan, tetapi solusi pemberdayaan. Dengan Desa Presisi nanti, kita petakan potensi dan komoditas agar Tabanan benar-benar menjadi lumbung pangan Bali,” tegasnya.

Sementara itu, Perbekel Desa Antap, I Ketut Wastika, menyampaikan terima kasih atas pelaksanaan Bungan Desa dan berharap dukungan pemerintah terus berlanjut dalam mengembangkan potensi desa.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Sanjaya mengunjungi Kantor Perbekel dan menerima aspirasi dari desa adat. Acara ditutup dengan penanaman pohon tabebuya sebagai simbol pelestarian lingkungan.(*)

Artikel Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Paling Popular

Komentar Terbaru